ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2019 – Defisit neraca perdagangan Amerika Serikat (AS) turun ke level terendah dalam hampir satu setengah tahun terakhir pada Oktober tahun ini. Itu menunjukkan, sektor perdagangan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam pada kuartal keempat, meski penurunan impor barang konsumsi mengisyaratkan perlambatan permintaan domestik.

Namun, belanja konsumen akan tetap mendapat dukungan dari pasar tenaga kerja yang kuat. Data lain pada Kamis (5/12) memperlihatkan, jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran secara tak terduga turun pekan lalu, mencapai level terendah dalam tujuh bulan terakhir.

Laporan itu membalas data lain minggu ini yang menunjukkan aktivitas manufaktur menyusut selama empat bulan berturut-turut di November, perlambatan pertumbuhan di sektor jasa, serta penurunan pengeluaran konstruksi pada Oktober.

Melansir Reuters, Departemen Perdagangan AS, Kamis (5/12), mengatakan, defisit neraca dagang turun 7,6% menjadi US$ 47,2 miliar, terendah sejak Mei 2018, seiring impor juga ekspor barang yang menurun.
>>Ini merupakan penurunan defisit neraca dagang bulanan kedua berturut-turut, dan penurunan persentase terbesar sejak Januari 2019. Tetapi, penurunan impor dan ekspor tentu mengurangi arus perdagangan AS, yang dalam jangka panjang bisa merusak pertumbuhan domestik dan global.

Departemen Perdagangan AS juga merevisi defisit neraca perdagangan September, menyusut menjadi US$ 51,1 miliar, dari laporan sebelumnya sebesar US$ 52,5 miliar. Sementara defisit neraca dagang dengan China pada Oktober lalu turun 1,1% menjadi US$ 31,3 miliar, dengan impor tidak berubah dan ekspor meningkat 3,4%.

Ini tak lepas dari perang tarif AS-China yang sudah berlangsung selama 17 bulan. Sedang defisit neraca dagang dengan Uni Eropa melonjak 20% menjadi US$ 16,4 miliar, dengan impor melejit ke rekor tertinggi.

Share This

Berita Forex Lainnya

January 24, 2020

Indeks US Dollar Berhasil Pulih Menekan Beberapa Rivalnya

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Mengakhiri perdagangan sesi Amerika Kamis (23/01/2020), dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama di tengah berlanjutnya optimisme tentang pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia. Keputusan Bank Sentral Eropa yang…
January 24, 2020

Ketakutan Akan Virus Corona Turut Menekan Harga Minyak Hingga 2%

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak turun 2% pada hari Kamis di tengah kekhawatiran bahwa penyebaran virus dari China dapat menurunkan permintaan bahan bakar jika menghambat pertumbuhan ekonomi, tetapi kerugian dibatasi oleh penarikan persediaan minyak mentah…
January 24, 2020

Australia: Rilis Data Employment Change di Atas Ekspektasi Menaikkan Aussie Dollar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2020 – Kamis (23/Januari), Departemen Statistik Australia mempublikasikan data Employment Change yang bertambah sebanyak 28.9k pada bulan Desember, melewati ekspektasi kenaikan 10k dari jajak pendapat Reuters. Namun,…
January 24, 2020

Hadapi Virus Corona, Posisi Yen Jepang Kian Kokoh, Kenapa Begitu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2020 – Virus corona merupakan keluarga besar virus yang biasanya menginfeksi hewan, namun lambat laun dapat berevolusi dan menyebar ke manusia. Gejala pertama yang akan terlihat pada manusia yang terinfeksi virus tersebut…
January 24, 2020

Galau Abizz! Trump NgeTweet Per 88 Detik di Sidang Pemakzulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2020 – Presiden AS Donald Trump berhasil menorehkan rekor baru kepresidenan untuk kegiatan di platform media sosial favoritnya pada Rabu (22/1/2020). Dia men-tweet dan me-retweet lebih dari 140 kali tentang sidang…