ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan lawan-lawan politiknya di Parlemen Inggris bila tetap menolak proposal perdamaian yang ditawarkan May. Bila Parlemen tetap menolak, maka May membuka opsi melakukan referendum kedua, meskipun ia menegaskan tidak suka opsi tersebut.

Karena itu, May terus membujuk kubu yang bertentangan dengan perjanjian Brexit yang dibuatnya untuk disetujui. Namun bila usulan itu ditolak Parlemen Inggris dalam pemungutan suara bulan ini, May memperingatkan, Britania Raya akan berada dalam kondisi ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam upaya memperjuangkan perjanjian Brexit, pada Minggu kemarin,  May menguraikan ada tiga cabang yang diperlukan untuk memenangkan dukungan pernjanjian yang dibuat Inggris dengan Uni Eropa.

May mengusulkan agar Parlemen diberi ruang menyampaikan pendapat yang lebih besar tentang ketentuan perdagangan masa dengan dengan Blok Uni Eropa. Kemudian,  berjanji memberikan masukan bagaimana kesepakatan Brexit ini dapat dijalankan di Irlandia Utara dan mencari jaminan baru dari Uni Eropa.

Hingga kurang dari tiga bulan sebelum Inggris resmi keluar dari Uni Eropa, belum ada kejelasan tentang status Inggris dan hubungan mereka kedepan. Kesepakatan Inggris dengan Uni Eropa yang diupayakan May selama 18 bulan terakhir melalui negosiasi yang melelahkan tampaknya belum ada harapan akan disetuji parlemen.

Kondisi ini akan membawa Inggris keluar dari Blok Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun. Maka dampaknya, adalah menempatkan lowongan pekerjaan dan ekonomi Inggris dalam risiko karena Inggris akan kehilangan sejumlah kemudahan ekonomi yang selama ini dinikmati.

"Jika parlemen tidak menyetujui kesepakatan yang sudah dirundingkan selama ini, maka sebenarnya kita akan berada di wilayah belum dipetakan," kata May di BBC Andres Marr Show seperti dikutip Bloomberg.

Bila nantinya, May gagal mendapat dukungan majelis rendah (House of Commons) dalam pemunguatan suara bulan ini, maka opsi dramatis yang dilakukan adalah membuka kesempatan untuk referendum kedua.

Debat tentang kesepatan Brexit akan dimulai pada hari Rabu dengan pemungutan suara pada minggu 14 Januari 2019 mendatang.  Bulan lalu May terpaksa menunda pemungutan saura penting di majelis rendah mengenai persyaratan perceraian yang dinegosiasikan selama 18 bulan terakhir dengan Uni Eropa, karena menyadari opsi yang ditawarkannya akan ditolak parlemen.

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

June 20, 2019

Berita Forex: Bocoran Pergerakan Harga GBPUSD Hari Ini!

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Di Inggris pemimpin oposisi Jeremy Corbyn dilaporkan telah bergerak kearah mendukung referendum Uni Eropa yang kedua. Tom Watson wakil Corbyn di Partai Buruh telah secara terbuka meminta partai untuk mengadakan polling baru mengenai Brexit…
June 20, 2019

Perekonomian Global Memburuk Berimbas Pada Kinerja Ekspor Negeri Matahari Terbit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2019 – Kinerja ekspor Jepang pada Mei turun lantaran pelemahan ekspor peralatan pabrik semikonduktor dan suku cadang mobil China yang melemah, sebagai tanda prospek pertumbuhan ekonomi yang memburuk karena perekonomian yang…
June 20, 2019

Nah Loh! Gaung Pencopotan Powell Sebagai Gubernur FED Kembali Bergema

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali meminta The Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Pernyataan Trump ini disampaikan usai muncul kabar bahwa pengacara Gedung Putih pada awal tahun ini telah…
June 19, 2019

AS: Indeks Dollar Masih Lanjutkan Rallynya Menjelang Pengumuman FED Rate

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS kembali menguat untuk sesi kelima berturut-turut karena para investor tetap ragu untuk membuat posisi yang signifikan karena menunggu pernyataan kebijakan moneter Federal Reserve. Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS…
June 19, 2019

Uni Eropa: Potensi ECB Cut Rate dan Quantitave Easing Kembali Bergema. Apa Dampaknya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/06/2019 – Pada sesi perdagangan kemarin, bank sentral Eropa alias European Central Bank (ECB) menunjukkan sikap yang kian sabar alias dovish. Berbicara dalam ECB Forum di Sintra, Portugal, Gubernur ECB Mario Draghi menegaskan…