ForexSignal88.com l Jakarta, 02/04/2020 – Dalam riset terbarunya, Bank Dunia mengatakan, pandemi virus corona diperkirakan akan memperlambat pertumbuhan yang pesat di negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik serta China.

Melansir Reuters, Bank Dunia mengatakan cukup sulit memperkirakan pertumbuhan yang tepat mengingat situasi yang berubah dengan cepat. Akan tetapi, berdasarkan situasi saat ini, Bank Dunia meramal, dalam skenario dasar (baseline), pertumbuhan di negara-negara berkembang di kawasan regional akan melambat menjadi 2,1% pada tahun 2020, dan -0,5% dalam skenario rendah (lower), dibandingkan dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 5,8% pada 2019.

Di China, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan melambat menjadi 2,3% dalam skenario dasar, atau  0,1% dalam skenario rendah, dibandingkan dengan pertumbuhan 6,1% pada 2019. "Wilayah itu menghadapi kombinasi yang tidak biasa dari berbagai peristiwa yang saling mengganggu dan saling menguatkan.

Rasa sakit yang diderita ekonomi secara signifikan tampaknya tidak dapat dihindari oleh semua negara," jelas Bank Dunia. Negara-negara di kawasan tersebut harus berinvestasi dalam kapasitas perawatan kesehatan dan mengambil langkah-langkah fiskal yang ditargetkan, seperti memberikan subsidi untuk pembayaran sakit dan perawatan kesehatan, demi mengurangi beberapa dampak langsung dari pandemi, kata Bank Dunia.

"Penahanan pandemi akan memungkinkan pemulihan berkelanjutan di kawasan ini, meskipun risiko terhadap prospek dari tekanan pasar keuangan akan tetap tinggi," katanya. Goncangan finansial dari pandemi itu juga diperkirakan akan berdampak serius pada kemiskinan, yang didefinisikan sebagai kelompok dengan pendapatan US$ 5,50 sehari, kata bank itu.

Berita Forex Lainnya

May 29, 2020

Kenaikan Minat Terhadap Asset Beresiko Kembali Menekan US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS jatuh terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ketika euro terus menguat di topang harapan dana pemulihan virus corona 750 miliar euro (672 miliar pound) di tengah meningkatnya selera risiko…
May 29, 2020

Drama Kisruh Hong Kong Sampai Bawa AS dan China ke Meja PBB

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 29/05/2020 – Amerika Serikat (AS) dan China bentrok di markas Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) saat membahas isu Hong Kong pada Rabu (27/5). Bentrokan terjadi setelah China menolak permintaan AS untuk menggelar rapat Dewan…
May 29, 2020

Ekonomi Jerman Diprediksi Susut 6.6% Terkait Pandemi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 29/05/2020 – Ekonomi Jerman berpotensi menyusut 6,6% tahun ini sebagai konsekuensi dari krisis akibat virus corona (Covid-19) sebelum nantinya akan tumbuh sebesar 10,2% pada tahun 2020. Menurut analisa Institut Ifo yang dimuat…
May 29, 2020

Pernyataan Positif Topang Kenaikan Aussie Dollar di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 29/05/2020 – Philip Lowe melontarkan pernyataan optimis terkait kondisi perekonomian yang terkena dampak pandemi Corona (Covid-19). Ketua bank sentral Australia (RBA) tersebut berpendapat bahwa pandemi memang berpengaruh cukup…
May 28, 2020

Makin Panas! AS Minta Para Sekutunya Putuskan Hubungan Bisnis dengan China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 28/05/2020 – Dalam beberapa pekan terakhir, Amerika Serikat (AS) meminta sekutu-sekutunya untuk memutuskan hubungan dengan Cina di berbagai bidang dengan risiko keamanan. Melansir The Jerusalem Post, seorang pejabat AS dengan…