Kedua negara sepakat pada Oktober lalu untuk menekan perjanjian perdagangan awal. Tapi, hingga saat ini kesepakatan itu belum juga terwujud. Banyak pihak berharap, kesepakatan bisa lahir sebelum 15 Desember.

Beijing pernah menyatakan, akan membalas jika Washington meningkatkan sengketa perdagangan. Pada Agustus lalu, China mengatakan, akan memberlakukan tarif tambahan 5% dan 10% atas barang AS senilai US$ 75 miliar dalam dua tahap.

Tarif gelombang pertama berlaku mulai 1 September lalu yang memukul barang-barang negeri uak Sama, termasuk kedelai, daging babi, daging sapi, bahan kimia, dan minyak mentah. Tarif gelombang kedua yang akan China aktifkan pada 15 Desember bakal menyasar barang-barang AS, mulai jagung dan gandum hingga pesawat kecil dan magnet tanah jarang.

Bukan cuma itu, China akan mengenakan lagi tarif 25% untuk kendaraan bermotor buatan AS dan tarif 5% atas onderdil mobil yang sudah mereka tangguhkan pada awal 2019 mulai 15 Desember nanti.

Share This

Berita Forex Lainnya

February 21, 2020

Gegara Corona China Sampai Pangkas Suku Pinjaman Guna Tanggulangi Perlambatan Ekonomi

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - China memangkas suku bunga acuan pinjaman pada hari Kamis, seperti yang diharapkan pasar ketika otoritas di sana mulai bergerak untuk menurunkan biaya keuangan dan mendukung ekonomi yang tersentak oleh wabah virus corona. Dilansir dari…
February 21, 2020

Rilis Data Ekonomi yang Mixed Justru Semakin Menenggelamkan Aussie Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Departemen Statistik Australia mempublikasikan data Employment Change atau perubahan lapangan kerja yang meningkat sebanyak 13.5k pada bulan Januari. Angka ini lebih baik ketimbang forecast 10k, tapi menurun bila dibandingkan dengan…
February 21, 2020

Data Retail Sales Memang Dirilis Bagus, Namun Tetap Saja Pound Terjungkal

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Penjualan ritel Inggris pada bulan Januari 2020 mengalami kenaikan 0.9 persen (Month-over-Month). Kinerja ritel melampaui estimasi yang dipatok pada 0.7 persen saja, sekaligus konsisten dengan data ekonomi cemerlang yang dirilis Inggris…
February 21, 2020

AS: FED Rate Steady Merupakan Pilihan FOMC Saat Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2020 – Notulen rapat Federal Reserve AS menunjukkan optimisme. Sejumlah pejabat The Fed yakin bahwa suku bunga saat ini dapat dipertahankan selama beberapa waktu ke depan. Pernyataan itu muncul di tengah ekspektasi pasar…
February 21, 2020

Waduh! Yen Jepang Terus Memburuk Sampai Dipertanyakan Status Safe Heavennya Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2020 – Status safe haven Yen dipertanyakan, sehubungan dengan laporan pertumbuhan ekonomi Jepang yang lebih buruk dari ekspektasi pada akhir tahun lalu. Kondisi ekonomi Jepang juga diperkirakan akan semakin memburuk seiring…