ForexSignal88.com l Jakarta, 14/02/2018 – Dolar AS diperdagangkan pada posisi terendah satu minggu terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu karena sentimen pada greenback tetap rentan menjelang rilis data inflasi AS yang diantisipasi tinggi yang akan dirilis nanti malam.

Para investor akan mengamati laporan mengenai data inflasi harga konsumen (CPI) AS untuk dijadikan petunjuk lebih lanjut tentang seberapa cepat Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini.

Data CNBC pada sore ini menunjukkan Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, turun 0,24% pada 89,49, terendah sejak 6 Februari.

USD/JPY sempat turun ke ¥106,82 level terendahnya sejak pertengahan November 2016 di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan mengikuti Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) dalam menormalisasi kebijakan moneter meskipun ada beberapa komentar baru-baru ini bahwa bank sentral Jepang itu akan melakukan hal yang sebaliknya.

Safe haven franc Swiss juga lebih kuat, dengan USD/CHF sempat turun ke 0,9304.

Beberapa jam lalu euro pun bergerak lebih tinggi, dengan EUR/USD naik ke $1,2393, sementara GBP/USD hanya naik tipis ke $1,3920 sebelum turun lagi di sore ini ke $1,3878.

Dolar Australia dan Selandia Baru menguat, dengan AUD/USD beberapa jam lalu menanjak ke $0,7888 sebelum turun $0,7865 dan dengan NZD/USD sempat melesat naik ke $0,7336 pagi tadi terdorong oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang mengatakan bahwa ekspektasi inflasi naik hingga 2,1% dari 2,0% untuk kuartal pertama.

Di Australia, indeks sentimen konsumen Westpac turun 2,3% di bulan Februari setelah kenaikan 1,8% bulan sebelumnya.

Sementara itu, masih bergerak sideways dengan USD/CAD saat berita ini ditulis bergerak di C$1,2590 dan menurut sebagian analis tren turun harga minyak mentah AS masih membebani kinerja dolar Kanada selain perkembangan renegosiasi NAFTA.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Cerno Capital

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…