ForexSignal88.com l Jakarta, 14/02/2018 – Inflasi AS telah menjadi momok utama di balik koreksi pasar beberapa pekan lalu dan sebagian besar ancaman sebenarnya bisa menjadi jelas ketika akan rilis nanti malam.

Investor telah terus-menerus menunggu laporan indeks harga konsumen pemerintah AS yang telah dianggap mewakili keseluruhan yang terjadi di ekonomi AS. Seperti kita ketahui bahwa 2 pekan lalu gara-gara khawatir inflasi akan naik membuat pasar saham AS mengalami koreksi 10% dan tercatat pula obligasi 10 tahun AS mencapai level tertinggi sejak 4 tahun terakhir.

Sepanjang hampir 9 tahun pasar saham AS mengalami kenaikan dan inflasi sendiri telah berhasil menahan laju agresif kenaikan suku bunga the Fed selama ini dan juga menekan upah tenaga kerja itu sendiri. Kekhawatiran investor terjadi jika inflasi terus meningkat dan the Fed akan menaikkan suku bunganya dengan lebi agresif, menaikkan juga biaya pinjaman, bisa memotong keuntungan perusahaan dan pada umumnya bisa mencekik pasokan kebugaran bagi naiknya saham dan obligasi AS.

Para ekonom yang di survei oleh Reuters memperkirakan inflasi utama pada bulan Januari termasuk harga makanan dan energi bisa naik sebesar 1,9%, namun lebih menurun dari 2,1% pada Desember lalu. Inflasi inti atau core CPI diprediksi naik 1,7% atau lebih kecil dari 1,8% di bulan sebelumnya.

Kepala strategi State Street Global Advisors, Michael Arone menyatakan bahwa pasaf sedang mempersiapkan kejutan yang bisa mengguncang segalanya lagi, namun jika inflasi menendang sedikit atau mengalahkan ekspektasi sedikit maka inflasi kali ini tidak akan menendang pasar. Jika ada tendangan, maka akan ada tekanan yang insentif terhadal saham dan obligasi.

Arone skeptis terhadap semua perhatian yang diberikan pada inflasi, terutama ketakutan tentang lapiran nonfarm payrolls terbaru yang menunjukkan pendapatan tahunan rata-rata per jam naik 2,9%, karena secara historis ketika upah tumbuh 4% ini baru dijadikan pedoman sebagai awal dari ekspansi ekonomi. Dan seringkali menurutnya the Fed melakukan kenaikan suku bunga ketika angka inflasi tidak di dekat angka pertumbuhan upah tahunan tersebut.

Seperti kita ketahui selama 1990an, inflasi turun saat upah naik dan hal yang sama terjadk pada pertengahan 2000an, demikian ungkap Joe LaVorgna dari Natixis. Demikian pula Treasury Inflation Protected Securities atau TIPS yang merupakan indeks obligasi terhadap inflasi sebenarnya sudah menurun nilainya karena kekhawatiran inflasi yang memanas. Selama 5 hari lalu, TIPS sudah turun 0,6%.

Namun tren inflasi menurut Jim Paulsen akan menjadi salah satu agenda yang akan diawasi pasar dengan ketat di tahun ini. Kepala strategi dari Leuthold Group tersebut juga memperingatkan bahwa saat tingkat pengangguran terus menurun dan upah naik, maka peluang tersebut akan menumbuhkan inflasi yang akan menjadi masalah.

Investor harus waspada terhadap risiko imbal hasil setelah tingkat inflasi naik di atas 2%, kata Paulsen.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC

Sumber Gambar: Money Inc

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…