ForexSignal88.com l Jakarta, 14/02/2018 – Perekonomian Jepang berkembang untuk kuartal kedelapan, ekspansi berurutan terpanjang sejak gelembung ekonomi pada tahun 1980-an, namun laju pertumbuhan turun tajam dan meleset dari ekspektasi para ekonom.

Dengan laju pertumbuhan yang lebih lambat, terutama dengan penguatan yen, akan melemahkan tekanan inflasi dan menegaskan potensi berlanjutnya stimulus dari bank sentral Jepang.

Perekonomian Jepang sekarang telah mencatatkan ekspansi terus-menerus terpanjang sejak peregangan 12 kuartal antara April-Juni 1986 dan Januari-Maret 1989 pada sekitar puncak gelembung ekonomi Jepang yang terkenal.

Perekonomian Jepang berkembang pada tingkat tahunan 0,5 persen pada bulan Oktober-Desember, kurang dari perkiraan median para ekonom untuk pertumbuhan tahunan sebesar 0,9 persen, demikian data Kantor Kabinet menunjukkan pada Rabu pagi tadi. Angka tersebut mengikuti kenaikan tahunan 2,2 persen yang direvisi pada bulan Juli-September.

Dibandingkan triwulan sebelumnya, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 0,1 persen, sedikit lebih rendah dari perkiraan median untuk pertumbuhan 0,2 persen dan mengikuti ekspansi kuartal-ke-kuartal 0,6 persen pada Juli-September.

Konsumsi swasta, yang menyumbang sekitar dua pertiga dari PDB, naik 0,5 persen dari kuartal sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan median kenaikan 0,4 persen dan rebound dari penurunan 0,6 persen yang direvisi pada kuartal sebelumnya.

Belanja modal naik 0,7 persen pada Oktober-Desember dari kuartal sebelumnya, kurang dari perkiraan median untuk kenaikan 1,1 persen namun naik untuk kuartal kelima berturut-turut dan merupakan indikasi keuntungan berkelanjutan dalam investasi bisnis.

Permintaan luar negeri berkurang dari PDB pada bulan Oktober-Desember. Ekspor naik 2,4 persen, namun ini diimbangi oleh lonjakan 2,9 persen pada impor berkat permintaan domestik yang kuat.

Perekonomian Jepang telah melaju jauh di atas tingkat pertumbuhan potensial di kuartal terakhir, mendorong kepercayaan yang tumbuh bahwa pasar tenaga kerja Jepang semakin ketat dan keuntungan yang diraih perusahaan-perusahaan di negara itu akan menghasilkan peningkatan pengeluaran konsumen dan inflasi yang lebih kuat. Namun kenyataannya, di kala konsumsi swasta dan investasi bisnis meningkat, kenaikan upah tetap lamban dan inflasi masih jauh di bawah target Bank o Japan.

Menteri Perekonomian Toshimitsu Motegi mengatakan pertumbuhan tesebut adalah yang terpanjang dalam 28 tahun dan merupakan awal dari sebuah siklus ekonomi yang positif.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Travelience

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 23, 2018

Dolar AS Bergerak Sideways Menjelang Data Jerman dan UK Serta Pidato Pejabat Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pergerakan dan potensi di pasar forex pada hari ini pada dasarnya tidak berubah. Dolar AS masih menjadi mata uang utama terkuat dalam sepekan terakhir. Namun, penguatan greenback tetap akan terbatas. Rebound dolar AS…
February 23, 2018

Yen dan Dolar Australia Memasuki Tahap Koreksi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit untuk memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, setelah semalam mengalami tekanan di…
February 23, 2018

Inilah Arti Defisit Kembar untuk Dolar dan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Mengapa dolar AS begitu lemah meski imbal hasil obligasi Treasury sedang naik, jawabnya yang disebut oleh beberapa ekonom dunia bahwa kondisi kesalahan jatuh akibat dari adanya ‘double deficit’ atau defisit kembar.…
February 23, 2018

Dolar Kanada Melemah Tipis Karena Memburuknya Data Ritel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Hinga Jumat menjelang siang ini dolar Kanada masih condong untuk melemah setelah kemarin sempat jatuh ke level terendah dua bulan terhadap mata uang AS setelah terlihat penurunan tajam dalam penjualan ritel domestik…
February 23, 2018

CEO Barclays Khawatir Volatilitas Pasar Berikutnya Bisa Berbahaya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – CEO Barclays, Jes Staley sedang khawatir dan langsung memperingaktkan investor dunia bahwa hentakan di pergerakan pasar yang akan datang bisa mendatangkan jenis krisis keuangan yang baru. Menurut Steley, hentakan…