ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit memberikan tekanan kepada mata uang utama Asia, kecuali yuan, pasca munculnya usaha bank sentral Jepang yang mengurangi paket stimulusnya kemarin dan membaiknya data inflasi China tadi pagi serta buruknya data inflasi produsen AS semalam.

Sejauh ini USDJPY untuk sementara berada di level 111,24 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 111,25. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7878 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7890. Untuk yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,4847 setelah tadi pagi ditutup di level 6,4884.

Secara garis besar memang dolar AS masih bertahan di perdagangan kali ini dengan berusaha menghindari tekanan lebih lanjut dan lebih besar dari mata uang utama Asia Pasifik seperti semalam, setelah beberapa data ekonomi AS semalam sangat jauh di bawah perkiraan investor dunia sehingga muncul pertanyaan apakah bisa suku bunga the Fed naik 3 atau kali di tahun ini.

Keraguan investor muncul ketika data inflasi produsen bulanan di AS turun terburuk sejak 1,5 tahun lalu namun sedikit terbantu oleh data inflasi distributor tahunan yang terbaik sejak 6 tahun lalu. Klaim pengangguran mingguan pun ikut meninggi juga sehingga dampak cuaca buruk di AS akan menimbulkan kenaikan tingkat pengangguran. Tentu hal tersebut bukan berita bagus bagi dolar AS dalam usaha pemulihannya setelah terkoreksi cukup besar di saat pembahasan reformasi pajak beberapa waktu yang lalu.

Informasi terakhir sebelum data inflasi produsen AS muncul semalam, sentimen positif masih tampak terhadap dukungan dari pemotongan pajak di mana dampaknya bisa memunculkan sisi pertumbuhan upah para pekerja AS membaik di tahun ini sehingga tekanan inflasi juga akan meninggi. Hal ini juga dipertegas oleh para ekonom dunia bahwa pertumbuhan upah AS bisa meningkat di tahun ini berkat produktivitas ekonominya yang membaik sehingga suku bunga the Fed bisa naik 4 kali di tahun ini. Ini karena sebagian besar perusahaan di AS memberikan tambahan bonus serta kenaikan upah di tahun ini, sehingga partisipasi pajak yang baru ini positif bagi kenaikan inflasi.

Namun bank sentral Jepang sudah mulai mengurangi pembelian kembali aset-asetnya, khususnya obligasi jangka panjangnya, sebesar 5% atau sekitar ¥10 trilyun di kala pembelian obligasi jangka panjang 10 tahun dan 15 tahun, sehingga diperkirakan tahun ini BoJ bisa meningkatkan suku bunganya. Dan dalam waktu 6 bulan ke depan paket bantuan ekonomi ¥80 trilyun per bulan bisa dihapuskan. Sejauh ini yen masih bertahan untuk tidak mengalami koreksi lagi dari greenback

Data neraca perdagangan China di periode kali ini dilaporkan mengalami kenaikam surplus ekspornya sehingga ini tentu sisi yang bagus bagi yuan karena kinerja ekonomi China akan membaik di masa mendatang. Sayangnya dolar Australia mengalami tekanan di siang ini karena harga minyak mulai menghadapi sisi ambil untung sesaatnya.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…
December 12, 2018

Dolar AS Hantam Rivalnya Dibantu Prospek Perdagangan dan Suku Bunga

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Dolar AS menghantam sejumlah mata uang utama pada hari Selasa karena China dan AS menyusun rencana untuk tahap berikutnya dari pembicaraan perdagangan guna mencegah perang perdagangan yang lebih luas. Menurut data…
December 11, 2018

Bank Dunia : Banyak Tantangan yang Dihadapi Negara-negara di Kawasan Asia Timur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara di Kawasan Asia Timur menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan domestik bruto (PDB) yang meningkat sejak tahun 2000 dan beberapa…