ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Dolar AS menguat terhadap sebagian mata uang utama lainnya pada hari Jumat, namun kenaikan tersebut diperkirakan akan tetap dibatasi oleh data AS yang suram dan kekhawatiran baru mengenai rencana reformasi pajak AS.

Data ekonomi pada hari Jumat menunjukkan produksi industri dan manufaktur (industrial production) AS meningkat namun lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan November.

Laporan tersebut dirilis tidak lama setelah New York Federal Reserve memaparkan bahwa Empire State manufacturing index turun menjadi 18,0 di bulan Desember dari 19,4 bulan sebelumnya, mengecewakan ekspektasi untuk pembacaan 18,6.

Sebelumnya pada hari Kamis hingga Jumat menjelang pembukaan sesi Eropa greenback juga sempat mendapat tekanan setelah dua senator dari Partai Republik meminta perubahan pada rancangan undang-undang (RUU) perpajakan AS yang telah diusulkan.

RUU tersebut membutuhkan mayoritas moderat untuk lolos di Senate, di mana Partai Republik hanya memiliki 52 dari 100 kursi.

Indeks Dolar AS, indeks pengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, ditutup naik 0,34% di 93,96, menurut data dari Investing.com.

Euro tergelincir di sesi Jumat, dengan EUR/USD turun hingga ke $1,1751 dan ditutup negatif 0,20% di $1,1754, sementara GBP/USD turun cukup jauh ke $1,3302 dan ditutup negatif 0,77% di $1,3327.

USD/JPY bergerak naik hingga ke ¥112,72 kemudian berakhir naik 0,18% di ¥112,57, sementara itu USD/CHF berakhir naik 0,15% di ₣0,9902.

Dolar Australia sempat melonjak ke $0,7693 sebelum berbalik turun dan berakhir di $0,7643 atau lebih rendah 0,29% dari penutupan sesi Kamis, sementara NZD/USD berakhir positif 0,10% di $0,6990.

Sementara itu, USD/CAD berakhir positif (pelemahan dolar Kanada terhadap dolar   AS) 0,64% di C$1,2875 setelah data menunjukkan bahwa penjualan manufaktur Kanada turun 0,4% di bulan Oktober, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 0,8%.

Meskipun demikian, pada penutupan mingguan, dolar AS tercatat hanya menguat terhadap euro, pound sterling dan dolar Kanada. Mata uang lainnya, termasuk harga emas (XAU/USD), berhasil menutup pekan lalu dengan memberikan tekanan terhadap greenback.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: The Business Times

Share This

Berita Forex Lainnya

January 17, 2018

Berhasil Menghalau Tekanan di Asia, Dolar AS Berusaha Jaga Stabilitas di Pasar Eropa

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS berhasil memukul mundur tekanan dari para rival utamanya pagi tadi. Sore ini menjelang rilis data penggunaan kapasitas dan industri AS, greenback tampak berusaha terus menguat karena rally euro mulai…
January 17, 2018

Yen dan Dolar Australia Hadapi Tekanan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada yen, dengan posisi investor yang khawatir bank…
January 17, 2018

Kenapa Dolar AS Harus Melemah Terus?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Mulai 2018 ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami pelemahan yang terus berkelanjutan, akan tetapi mata uang AS ini akan melemah lebih besar jika bukan karena statusnya sebagai mata uang cadangan bank…
January 17, 2018

Kecemasan Para Pembuat Kebijakan Moneter Bikin Dolar Selandia Baru Dibayangi Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Meskipun di Rabu pagi ini dolar Selandia Baru sedikit menguat terhadap dolar AS, mata uang yang juga disebut kiwi tersebut tetap dibayangi tekanan karena para pembuat kebijakan Jepang dan Eropa semakin khawatir…
January 17, 2018

Dolar AS Masih Berjuang Menahan Tekanan di Rabu Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS masih berada di posisi defensif, melemah tipis terhadap yen di Asia pada hari Rabu ini dan semakin melemah terhadap euro setelah ada komentar dari bankir utama Eropa yang cenderung hawkish. USD/JPY…