ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini berusaha menghilangkan tekanan dari mata uang utama Asia termasuk oleh yen dimana pasar keuangan dunia melihat kondisi ekonomi AS yang masih terlalu tangguh dibandingkan negara-negara lain di dunia jelang berbicaranya para ketua bank sentral dunia sore nanti.

Sejauh ini USD/JPY untuk sementara berada di level 113,60 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 113,61. Untuk AUD/USD untuk sementara berada di level 0,7629 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7620. Yuan atau USD/CNY untuk sementara untuk sementara bergerak di level 6,6449 setelah tadi pagi ditutup di level 6,6552.

Penguatan greenback sebetulnya masih menjadi tanda tanya besar bagi investor setelah masalah reformasi pajak AS mengalami penundaan dan evaluasi ulang oleh komite keuangan Senat AS untuk lebih dimatangkan lagi hingga tahun depan agar di tahun fiskal 2019 bisa dilaksanakan paket bantuan fiskal tersebut, sehingga penguatannya kepada yen memang dipertanyakan investor.

Sebelumnya banyak pihak percaya bahwa dengan reformasi pajak, ekonomi AS akan melejit, namun sebagian juga sangat menyayangkan paket kebijakan ini, karena dapat membuat defisit anggaran pemerintah melejit dan mengoyak belanja pemerintah AS yang melatarbelakangi sebagian besar ekonomi AS juga seperti belanja militer.

Tensi geopolitik di Timur Tengah dan Korea memang tidak alami pemanasan lebih lanjut kali ini, sehingga peluang safe haven curencies sendiri tidak nampak mulai awal pekan lalu hingga sekarang. Memang beberapa pihak kuatir dengan perkembangan politik di Timur Tengah yang sepertinya konflik yang akan terjadi bisa menimbulkan kekacauan bagi kondisi ekonomi dunia hingga 1 tahun atau 2 tahun ke depan.

Selain itu, investor makin yakin dengan progres kenaikan suku bunga The Fed bahwa setidaknya akan naik 4 kali lagi hingga suku bunga AS tersebut normal di antara 2,5% hingga 3%, dan kenaikan selanjutnya akan melihat perkembangan di masa mendatang. John Williams, Patrick Harker dan Loretta Mester adalah pejabat The Fed yang menyatakan hal tersebut sejak pekan lalu.

Pasar juga menantikan gelar ucapan kebijakan moneter dunia yang akan disampaikan beberapa pejabat bank sentral utama dunia seperti Mario Draghi, Janet Yellen, Mark Carney dan Haruhiko Kuroda. Pasar juga melihat kondisi data ekonomi China dan Australia yang kurang berkenan sehingga pergerakan pasar uang juga tidak terlalu besar.

Sumber Berita:  Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Daily Mirror

Share This

Berita Forex Lainnya

February 23, 2018

Dolar AS Bergerak Sideways Menjelang Data Jerman dan UK Serta Pidato Pejabat Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pergerakan dan potensi di pasar forex pada hari ini pada dasarnya tidak berubah. Dolar AS masih menjadi mata uang utama terkuat dalam sepekan terakhir. Namun, penguatan greenback tetap akan terbatas. Rebound dolar AS…
February 23, 2018

Yen dan Dolar Australia Memasuki Tahap Koreksi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit untuk memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, setelah semalam mengalami tekanan di…
February 23, 2018

Inilah Arti Defisit Kembar untuk Dolar dan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Mengapa dolar AS begitu lemah meski imbal hasil obligasi Treasury sedang naik, jawabnya yang disebut oleh beberapa ekonom dunia bahwa kondisi kesalahan jatuh akibat dari adanya ‘double deficit’ atau defisit kembar.…
February 23, 2018

Dolar Kanada Melemah Tipis Karena Memburuknya Data Ritel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Hinga Jumat menjelang siang ini dolar Kanada masih condong untuk melemah setelah kemarin sempat jatuh ke level terendah dua bulan terhadap mata uang AS setelah terlihat penurunan tajam dalam penjualan ritel domestik…
February 23, 2018

CEO Barclays Khawatir Volatilitas Pasar Berikutnya Bisa Berbahaya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – CEO Barclays, Jes Staley sedang khawatir dan langsung memperingaktkan investor dunia bahwa hentakan di pergerakan pasar yang akan datang bisa mendatangkan jenis krisis keuangan yang baru. Menurut Steley, hentakan…