ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Dolar AS naik tipis dan tampil stabil pada hari Rabu, menekan euro dan yen seiring mulai memudarnya kekhawatiran para investor tentang potensi resesi ekonomi AS setelah inversi yang terjadi pada bagian kurva imbal hasil (yield curve) Treasury AS.

Greenback berakhir naik sekitar 0,35 persen terhadap yen Jepang dan euro dipaksa untuk menyerahkan semua kenaikannya yang sempat terjadi di awal sesi Rabu hingga kemudian berakhir hanya lebih tinggi 0,02 persen terhadap dolar AS.

Mata uang AS jatuh pada awal pekan ini setelah mencairnya ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing melemahkan permintaan untuk safe haven greenback. Mata uang itu juga berada di bawah tekanan setelah pasar obligasi AS mengirimkan tanda-tanda mengkhawatirkan tentang pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Perbedaan antara imbal hasil Treasury AS jangka pendek dan jangka panjang menyempit pada hari Selasa karena inversi selisih kurva imbal hasil di antara obligasi mature, didorong oleh kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi AS.

Namun, ketidakpastian yang berkepanjangan tentang China dan kemampuan AS untuk menyelesaikan perang dagang mereka memberikan beberapa dukungan terhadap greenback.

Pada hari Selasa, pasar berjangka menyiratkan para pedagang kini memproyeksikan bank sentral AS bakal menaikkan suku bunganya pada rapat kebijakan berikutnya yakni pada 18-19 Desember. Namun para pedagang tersebut telah menurunkan ekspektasi mereka tentang dua kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun 2019 menjadi kurang dari 10 persen, turun dari 59 persen sebulan lalu.

Euro, yang awalnya naik menyusul sebuah laporan Reuters bahwa para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) sedang menjajaki cara-cara untuk mengurangi atau menghentikan stimulus pada 2019, segera berbalik melemah terhadap dolar AS.

Bisnis di seluruh Eropa mulai terhambat pada bulan lalu karena perlambatan manufaktur di zona euro menyebar ke industri layanan dominan, sementara ketidakpastian Brexit memukul perusahaan-perusahaan UK, menurut sebuah survei.

Sementara itu dolar Australia ditutup melemah 0,9 persen terhadap greenback karena data ekonomi Australia yang mengecewakan semakin meredupkan peluang untuk kenaikan suku bunga acuan bank sentral negara itu.

Aussie, yang sering dipandang sebagai barometer pertumbuhan China, sempat meningkat di awal sesi kemarin setelah Kementerian Perdagangan China mengatakan bahwa delegasi perdagangan dan ekonomi China telah melakukan sebuah pertemuan yang sukses dengan AS.

Sedangkan pound sterling berhasil pulih sebagian terdorong pandangan yang lebih positif atas Brexit. Optimisme tersebut membuat pasar mengabaikan data yang menunjukkan pergeseran yang mengejutkan di sektor jasa UK dan menunjukkan ekonomi negara itu hampir tidak akan tumbuh pada kuartal terakhir 2018.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Business Time

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…