ForexSignal88.com l Jakarta, 25/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan akan rilisnya notulen rapat bank sentral Jepang.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup mendatar di level 1,1746, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3113, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7251 dan USDJPY ditutup menguat di level 112,76.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1750, GBPUSD bergerak di level 1,3113 AUDUSD di level 0,7256 dan yen di level 112,92.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit kurang membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar sedikit menghentikan aksi mengoleksi kembali kepemilikan dolar AS yang muncul setelah AS dan China gagal untuk bertemu pada pekan ini serta jelang Fed meeting sehingga sisi melepas dolar sedikit muncul di saat pasar sedang menunggu.

Sebelumnya dolar AS gagal menjalankan fungsinya sebagai mata uang safe haven setelah Presiden Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat. Aksi ini dilakukan guna mencegah turunnya kinerja ekonomi China.

Sebetulnya pasar ingin agar masalah tarif ini bisa diselesaikan di meja perundingan, namun sayang keputusan Trump sudah jatuh karena Beijing tidak mau tunduk dan bernegosiasi. Beijing sendiri juga sedang melakukan serangkaian usaha menekan AS juga, sehingga tensi perang dagang ini sedikit banyak membuat bingung pelaku pasar.

Diharapkan pekan ini kedua belah pihak bisa bertemu, namun hingga saat ini, tanda-tanda ingin bertemu keduanya juga tidak ada sinyal sekalipun, sehingga bisa kita melihat di saat pasar keuangan Jepang menantikan rilis hasil notulennya hari ini, kondisi dolar masih terus berupaya menekan mata uang asing, ditambah lagi masalah Brexit yang makin membuat suhu ketidakpastian di Inggris makin tinggi, makin menekan usaha pemulihan pound.

Euro sendiri masih sulit positif mengingat tensi perang dagang yang meningkat telah berhasil meenurunkan kinerja manufaktur Uni Eropa di bulan lalu. Yen sendiri juga sulit berkembang disaat masalah perang dagang dan kemungkinan tidak akan ada kejutan baru dari bank sentral Jepang nanti siang.

Akan turunnya kinerja ekonomi AS inilah yang membuat investor sedikit meninggalkan koleksi mata uang AS tersebut.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…