ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan proyeksi turunhya kinerja ekonomi AS di masa mendatang.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1776, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3264, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7290 dan USDJPY ditutup menguat di level 112,46.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1780, GBPUSD bergerak di level 1,3266 AUDUSD di level 0,7283 dan yen di level 112,52.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan melemah kemblai dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar masih meneruskan aksi melepas kepemilikannya dolar AS yang muncul setelah Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat. Aksi ini terus berlanjut guna memberi dukungan kepada penopang akan turunnya kinerja ekonomi China.

Sebelumnya pasar ingin agar masalah Trump ini bisa diselesaikan di meja perundingan, namun sayang keputusan Trump sudah jatuh karena Beijing tidak mau tunduk dan bernegosiasi. Beijing sendiri juga sedang melakukan serangkaian usaha menekan AS juga agar tidak semena-mena, sehingga tensi perang dagang ini sedikit banyak membuat bingung pelaku pasar.

Mereka menganggap bahwa tensi perang dagang bisa makin memanas sehingga potensi aksi safe haven dolar bisa muncul sewaktu-waktu, namun karena kedua pemimpin tersebut akan bertemu dan bernegosiasi, sehingga pasar menganggap bahwa kebijakan tarif tersebut tidak akan berlangsung lama dan akan segera bernegosiasi.

Faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali. Faktor bank sentral China yang terus melakukan tindakan devaluasi atau menurunkan nilai mata uangnya terhadap dolar memang berhasil meredam penguatan mata uang AS tersebut sehingga potensi safe haven dolar juga mulai hilang.

Proses likuiditas ini kemungkinan besar berlangsung disaat perang tarif sedang terjadi. Kondisi ini tentu membuat beberapa ekonom dunia memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi negara-negara yang bertikai tarif bisa akan mengalami penurunan kinerja ekonomi sekitar setengah persen tiap tahunnya.

Akan turunnya kinerja ekonomi AS inilah yang membuat investor sedikit pergi dari koleksi mata uang AS tersebut.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…