ForexSignal88.com l Jakarta, 08/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit melemah sejenak dengan masih adanya ketegangan perang dagang dan Brexit yang mengiringinya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1597, GBPUSD ditutup melemah di level 1,2939, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7418 dan USDJPY ditutup melemah di level 111,37.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1598, GBPUSD bergerak di level 1,2934, AUDUSD di level 0,7425 dan yen di level 111,39.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan kurang berhasil membaik dengan dukungan sebelumnya bahwa hasil nonfam payroll yang masih dibawah perkiraan pasar dan data aktivitas jasa AS serta data pembukaan lapangan kerja baru yang menurun, telah membuat indeks dolar sempat melemah semalam.

Namun potensi Brexit keras atau Hard Brexit di mana ada ancaman keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa ada perjanjian baru kemungkinan besar bisa terjadi setelah Maret 2019 karena masih sulitnya London dengan Brussel untuk menemukan titik kesepakatan di segala bidang dalam usaha perpisahannya dengan cara mulus. Sebelumnya pada rapat suku bunga BoE terakhir, Gubernur BoE Mark Carney sangat khawatir terhadap potensi hard Brexit ini karena dapat menahan usaha bank sentral Inggris untuk menormalisasi kebijakan moneternya.

Kondisi ini tentu menjadi bahan pertimbangan investor untuk tetap menghindari pound untuk dikoleksi lebih besar. Namun berbeda dengan euro yang berhasil membaik setelah ada kesepakatan energi menghindari Uni Eropa dari kekurangan pasokan akibat embargo minyak Iran.

Sebelumnya indeks dolar sepekan lalu cukup menguat dan terbaik dalam 14 pekan terakhir setelah pandangan the Fed yang telah berubah, di mana bank sentral AS lebih percaya diri dalam melihat masa depan perekonomian AS sehingga ada isyarat kenaikan suku bunga lebih lanjut di September dan Desember nanti. Pekan lalu, hasil Fed meeting memang tidak merubah kebijkan suku bunganya, namun dukungan kenaikan suku bunga selanjutnya memang cukup berhasil menggiring opini penguatan greenback.

Dan bank sentral China pun sedikit melonggarkan aturan rasio cadangan keuangannya untuk antisipasi perang tarif yang makin memanas setelah Presiden Trump menekan China dengan tarif baru. Langkah injeksi pasar yang dilakukan PBOC tersebut sempat membuat dolar Australia mengalami penguatannya dan membuat dolar AS sedikit melemah sejenak.

Pasar sedang memantau perkembangan pertumbuhan ekonomi AS di kuartal ini di mana kuartal ini merupakan awal dari perang tarif di mana investor ingin tahu apakah perang tarif berdampak kepada rendahnya pertumbuhan atau tidak. Jika menurun maka dapat dipastikan bahwa kenaikan suku bunga the Fed akan ditunda.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…