ForexSignal88.com l Jakarta, 07/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan tensi perang dagang dan Brexit yang mengiringinya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1553, GBPUSD ditutup melemah di level 1,2941, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7385 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,39.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1559, GBPUSD bergerak di level 1,2940, AUDUSD di level 0,7392 dan yen di level 111,31.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan kembali berhasil membaik lagi meskipun hasil nonfam payroll yang masih dibawah perkiraan pasar dan data aktivitas jasa AS yang menurun, telah membuat indeks dolar sempat terbatas penguatannya kala itu.

Namun potensi Brexit keras atau Hard Brexit di mana ada ancaman keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa ada perjanjian baru kemungkinan besar bisa terjadi setelah Maret 2019 karena masih sulitnya London dengan Brussel untuk menemukan titik kesepakatan di segala bidang dalam usaha perpisahannya dengan cara mulus. Sebelumnya pada BoE meeting terakhir, Gubernur Mark Carney khawatir terhadap potensi hard Brexit ini karena dapat menahan usaha bank sentral Inggris untuk menormalisasi kebijakan moneternya.

Kondisi ini tentu menjadi bahan pertimbangan investor untuk tetap menghindari pound untuk dikoleksi lebih besar. Euro pun juga terimbas dampak ini, apalagi data aktivitas industri Jerman kemarin dilaporkan mengalami penurunan aktivitas.

Sebelumnya indeks dolar sepekan lalu cukup menguat dan terbaik dalam 14 pekan terakhir setelah pandangan the Fed yang telah berubah, di mana bank sentral AS lebih percaya diri dalam melihat masa depan perekonomian AS sehingga ada isyarat kenaikan suku bunga lebih lanjut di September dan Desember nanti. Pekan lalu, hasil Fed meeting memang tidak merubah kebijkan suku bunganya, namun dukungan kenaikan suku bunga selanjutnya memang cukup berhasil menggiring opini penguatan greenback.

Dan bank sentral China pun sedikit melonggarkan aturan rasio cadangan keuangannya untuk antisipasi perang tarif yang makin memanas setelah Presiden Trump menyatakan bahwa AS berhasil memenangkan masalah tarif ini dengan melihat kenyataan ekonomi China yang merosot tajam akibat tekanan tarif AS. Langkah PBOC tersebut sempat membuat dolar Australia mengalami penguatannya.

Presiden Trump sudah ada tarif impor baru bagi produk asal China sebesar 25% yang awalnya 10% dengan nilai kurang $200 milyar per tahunnya, membuat situasi perang dagang kembali memanas. Dan China juga sedang mempersiapkan tindakan yang pasti sama dengan nilai hampir $60 milyar. Kondisi ini tentu mendatangkan aksi safe haven dolar yang masih bisa berlanjut.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…