ForexSignal88.com l Jakarta, 06/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih terlihat melanjutkan sisi koreksinya di saat pasar keuangan menantikan rilisnya data tenaga kerja AS nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1690, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3217, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7387 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,58.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1693, GBPUSD bergerak di level 1,3221, AUDUSD di level 0,7394 dan yen di level 110,60.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan menurun lagi dengan pemicu situasi perang dagang yang masih panas di mana rencana China yang juga akan melakukan tarif baru bagi $34 milyar produk asal AS pada akhir pekan ini. Situasi jelang pelaksanaan tersebut membuat investor ragu terhadap masa depan ekonomi global, sehingga mereka butuh aset pengaman sejenak jelang rilisnya data tenaga kerja AS nanti malam.

Situasi safe haven memang tidak bisa dihindarkan dengan pertimbangan menghindari untuk sementara aset-aset berlatar belakang dolar AS karena the Fed sendiri sebetulnya sudah mulai khawatir dalam nada notulen rapat suku bunga the Fed 2 pekan lalu. Meskipun Fed minutes menyatakan bahwa kenaikan suku bunganya masih bisa berlanjut di tahun ini dan tahun depan, namun situasi investasi AS yang cenderung menurun membuat sisi resesi ekonomi menjadi pertimbangan the Fed untuk antisipasi akibat perang dagang.

Wacana bahwa the Fed bisa menaikkan suku bunganya 2 kali lagi di tahun ini dan 4 kali lagi di tahun depan sedikit menghilang ketika antisipasi resesi diungkapkan the Fed. Investor melihat bahwa sekitar $2,5 milyar obligasi di China telah mengalami gagal bayarnya dan rupanya kondisi perang dagang mulai membuat ekonomi China terus tertekan, membuat pemerintah China segera mengambil kebijakan fiskal baru dengan cara akan memangkas pajak agar daya beli konsumennya meningkat. Selain itu PBOC akan terus mengawal likuiditas pasar keuangan China, sehingga membuat indeks dolar masih dalam tekanan.

Peluang koreksi indeks dolar memang masih ada dengan harapan masalah tarif dengan Uni Eropa menjadi jalan pembuka bagi redanya perang dagang. Kanselir Angela Merkel dari Jerman tampaknya sudah setuju untuk memberikan keringanan tarif kurang dari 10% produk impor otomotif asal AS, demi menghindari tekanan tarif 20% dari Trump. Sejauh ini masih belum ada keputusan lebih lanjut sebelum bertemu dengan Komisi Uni Eropa, namun pasar sudah membaca arah aksi ambil untung indeks dolar makin terlihat.

Namun sepertinya titik kulminasi perdagangan hari ini memang menantikan data tenaga kerja AS yang sangat mempengaruhi keputusan investasi investor global dalam sebulan kedepan.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…