ForexSignal88.com l Jakarta, 16/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih bisa bertahan di sisi yang positif.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1837, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3502, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7468 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,33.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1825, GBPUSD bergerak di level 1,3492, AUDUSD di level 0,7455 dan yen di level 110,31.

Sebelumnya di perdagangan semalam, indeks dolar AS diperdagangkan menguat lagi untuk segera melewati level tertinggi 4 setengah bulannya diiringi dengan mulai naiknya lagi imbal hasil obligasi pemerintah AS yang juga sudah melewati level 3% yang merupakan level psikologis tertinggi dalam 4 tahun terakhir.

Data inflasi AS pernah sempat membuat dolar AS mengalami saat-saat aksi ambil untungnya, namun hasil penjualan ecerannya serta data aktivitas manufaktur di New York seakan ada konfirmasi secara paten bahwa indeks dolar harus menguat karena dukungan kepada naiknya suku bunga the Fed bulan depan makin membesar.

Kondisi dolar AS pagi ini juga masih berlanjut penguatannya, namun tidak terlalu besar karena investor melihat data PDB Jepang yang juga mengalami penurunan, membuat mata uang AS tersebut makin mantap penguatannya.

Sejak data tenaga kerja AS di periode lalu masih menunjukkan kekuatan kondisi full-employment terbaik kembali pada bulan ini sehingga kondisi ini tentu akan mendorong juga upaya the Fed untuk makin memperketat dan memantau perkembangan kinerja ekonominya yang kian lama kian memanas. Sayangnya, memang suku bunga di Juni masih naik, namun di September dan Desember masih dipertanyakan investor.

Data sektor perumahan AS malam ini menjadi topik utama hari ini di mana diperkirakan membaik sehingga investor pun pagi ini melihat potensi aksi beli lanjutan secara sejenak setelah pemerintah Jepang mengumumkan data pertumbuhannya yang memburuk.

Indeks dolar mungkin bisa terbatas kenaikannya hari ini di mana potensi data inflasi zona euro bisa membatasinya. Investor juga sedang menantikan proses lanjutan denuklirisasi Korea Utara dan masalah sanksi ke Iran.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…