ForexSignal88.com l Jakarta, 07/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bagaimana data nonfarm payroll periode lalu sangat mengecewakan investor dolar AS, sehingga nuansa aksi ambil untung segera menghampirinya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1960, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3530, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7538 dan USDJPY ditutup melemah di level 109,07.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1969, GBPUSD bergerak di level 1,3546, AUDUSD di level 0,7526 dan yen di level 108,85.

Sebelumnya di perdagangan akhir pekan kemarin, indeks dolar AS diperdagangkan menguat di dorong oleh data tingkat pengangguran yang sudah di bawah angka 4%, sebuah angka yang menunjukkan kekuatan kondisi full-employment terbaik sejak 17 tahun silam. Kondisi ini tentu akan mendorong juga upaya the Fed untuk makin memperketat dan memantau perkembangan kinerja ekonominya yang kian lama kian memanas.

Sebelumnya the Fed dalam rapat suku bunga yang terakhir tidak menaikkan suku bunganya. Tujuan waktu menahan naiknya suku bunga karena ingin melihat perkembangan dari inflasi dan sektor tenaga kerjanya. Dan ternyata kondisi tenaga kerjanya juga masih ketat, meski angka nonfarm payroll di bawah perkiraan kebanyakan investor, namun angka pertumbuhan upah tahunan masih bertahan selama 3 bulan terakhir.

The Fed rupanya tidak mengambil keputusan apapun terkait data tenaga kerja yang masih solid tersebut, terbukti beberapa pejabat the Fed di akhir pekan dan awal pekan ini tidak ada komentar apapun yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga sehingga terlihat bahwa dolar AS sengaja untuk diberi keleluasaan untuk melemah sejenak.

Pelemahan dolar AS sendiri sebagai bentuk aksi ambil untung investor setelah dolar AS telah mengalami penguatan sejak 2 pekan sebelumnya, atau tepatnya pasca Beige Book di mana investor menaikkan taruhannya pada dolar AS bahwa the Fed bisa menaikkan suku bunganya secara agresif.

Kondisi ini berbalik pagi ini, di mana inflasi AS yang sudah meninggi, tampaknya oleh the Fed akan dibiarkan untuk tetap tinggi tanpa akan adanya kenaikan suku bunga yang terburu-buru juga, sehingga untuk sementara kondisi imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turut mengalami tekanan untuk menjauhi level psikologis di bawah 3% kembali.

Yen sendiri langsung menggebrak di awal pekan, karena sudah dipastikan bahwa Bank of Japan menyatakan bahwa jalan normalisasi kebijakan moneternya masih jauh untuk dilakukan karena ekonomi Jepang masih butuh paket-paket kebijakan yang memudahkan perekonomian mereka berkembang.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…