ForexSignal88.com l Jakarta, 03/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak negatif ringan di kala pasar melihat bahwa sudah saatnya ada koreksi bagi dolar AS pasca penguatan 2 pekannya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1950, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3572, AUDUSD ditutup mendatar di level 0,7491 dan USDJPY ditutup mendatar di level 109,84..

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1977, GBPUSD bergerak di level 1,3586, AUDUSD di level 0,7516 dan yen di level 109,67.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, indeks dolar AS diperdagangkan menguat lagi di dorong oleh makin naiknya laju inflasi AS dan membuat investor menaikkan taruhannya bahwa the Fed akan segera menaikkan suku bunganya lagi dalam waktu dekat. Diperkirakan the Fed masih akan menaikkan 2 kali lagi suku bunganya di tahun ini, sebuah bank sentral yang paling berani untuk menaikkan suku bunga dibandingkan bank sentral utama dunia lainnya.

Sebelumnya, indeks dolar menguat tajam dengan diikuti naiknya imbal hasil obligasi 10 tahun milik pemerintah AS yang bertengger di level tertinggi 4 tahun lalu. Situasi ini makin melebarkan jarak antara obligasi milik AS dengan milik Jerman dan Jepang. Jarak antara obligasi AS dengan Jerman yaitu paling lebar sejak 29 tahun sedangkan dengan Jepang terlebar sejak 11 tahun silam.

Arti dari kondisi yield obligasi yang melebar yang berarti kinerja ekonomi AS masih jauh lebih baik dan lebih aman serta kuat daripada negara-negara lain, sehingga masih kita lihat bahwa pagi ini kondisi dolar AS memang masih menguat, namun tidak besar. Semenjak perang dagang AS dengan China mereda ketegangannya serta proses denuklirisasi Korea, investor kembali memandang fundamental ekonomi AS dan dunia sebagai patokan untuk perdagangannya.

Kebetulan sekali pekan lalu beberapa data ekonomi AS termasuk Beige Book dan core PCE, yang hasilnya memang memunculkan isyarat ke investor bahwa suku bunga the Fed mempunyai kesempatan naik yang berkelanjutan di tahun ini dan tahun depan. Namun hari ini semua berakhir, di kala data neraca perdagangan Australia bertambah surplusnya serta izin bangunannya juga meningkat, membuat indeks dolar sedikit mundur langkahnya.

Koreksi dolar AS muncul juga sebagai bentuk aksi ambil untung investor menantikan data tenaga kerja AS yang akan rilis esok malam.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…