ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Sejak sesi Asia hingga kini memasuki sesi Eropa, dolar AS masih dibayangi tekanan dari para rivalnya menyusul berita dari Gedung Putih yang menghambat keyakinan para investor terhadap greenback. Presiden AS Donald Trump secara tak terduga memecat Sekretaris Negara dan bersiap untuk memberlakukan tarif impor terhadap China.

Data CNBC pada siang ini menunjukkan Indeks Dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama merosot 0,16% menjadi 89,56, terendah di minggu ini.

Presiden Trump dilaporkan telah memecat Sekretaris Negara Rex Tillerson seperti yang ia publikasikan di akun Twitter pada hari Selasa, sebuah guncangan di tubuh pemerintahan Trump menyusul kepergian penasihat ekonomi utama Gary Cohn pada minggu lalu.

Sebuah laporan lain yang menyebut bahwa AS berencana untuk mengenakan tarif impor hingga $60 miliar terhadap impor barang-barang China juga mendapat sorotan tajam.

Pasangan USD/JPY diperdagangkan 0,11% lebih rendah, karena serangkaian berita yang mendorong rasa takut para investor terhadap guncangan di administrasi Trump membuat mereka mengalihkan dananya ke mata uang safe haven.

Sementara itu risalah pertemuan kebijakan Bank of Japan yang dirilis pada hari Selasa, di mana gubernur Haruhiko Kuroda beserta rekan-rekannya anggota dewan disebut tidak mengubah kebijakan moneter mereka untuk terus melonggarkan moneter sampai inflasi berhasil mencapai target 2%.

Sedangkan data pesanan mesin Jepang untuk bulan Januari juga naik jauh lebih tinggi daripada perkiraan 5,6%, berada 8,2% setelah berada di -11,9% pada bulan sebelumnya.

Aussie naik tipis 0,18% melawan dolar AS di $0,7874, karena data China yang optimis menjadi dorongan bagi Aussie. Data produksi industri China pada bulan Februari naik 7,2% (tahun-ke tahun) versus perkiraan 6,2%, dan investasi aset tetap naik 7,9% dibandingkan dengan 7,0%yang diperkirakan.

Sementara itu, penjualan ritel Februari berada di 9,7%, sedikit meleset dari perkiraan 9,8%. China adalah mitra dagang terbesar Australia dan rilis data ekonomi China yang cenderung berdampak pada Aussie.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Latribuna.hn

Share This

Berita Forex Lainnya

July 20, 2018

Komentar Trump Lemahkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Dolar AS jatuh dari puncak tertinggi satu tahun pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keprihatinannya tentang mata uang AS yang kuat, yang menurutnya telah menempatkan AS pada posisi yang kurang…
July 19, 2018

Dolar AS Masih Kokoh Bertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya meraih lagi sisi penguatannya pasca testimoni Jerome Powell dan…
July 18, 2018

Powell Bantu Dolar AS Libas Rivalnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Dolar AS menguat pada hari Selasa karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan penilaian optimis pada ekonomi AS sekaligus mengecilkan dampak dari kebijakan perdagangan global saat ini terhadap prospek…
July 17, 2018

Dominasi Dolar AS Mulai Muncul Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.…
July 13, 2018

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi. Seperti kita ketahui bahwa di…