ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Japan Inc. alias perusahaan-perusahaan besar Jepang pada hari Rabu sepakat untuk menaikkan upah untuk tahun kelima namun kemungkinan akan berhenti di bawah target 3% yang ditetapkan Perdana Menteri Shinzo Abe, menambah keraguan bahwa bank sentral Jepang akan mampu menekan target harga konsumennya.

Hasil negosiasi upah musim semi "shunto" antara para manajemen perusahaan dan serikat pekerja, yang diumumkan oleh perusahaan-perusahaan otomotif dan elektronika besar, menunjukkan potensi untuk kenaikan upah di seluruh negara dan dapat memberikan petunjuk tentang belanja konsumen Jepang di masa depan.

Abe telah berkampanye untuk kenaikan 3 persen untuk memacu konsumsi dan menyingkirkan deflasi yang telah menyelimuti ekonomi Jepang selama hampir dua dekade. Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda juga telah mendesak kenaikan upah sebesar 3 persen untuk mendorong inflasi ke target 2 persen yang sudah lama sulit dipahami.

Pertumbuhan upah diperkirakan akan mempercepat bonus yang lebih besar, dan kenaikan gaji di perusahaan kecil dan untuk paruh waktu. Namun, tampaknya tidak akan mencapai target 3 persen Abe atau cukup kuat untuk menghapus rintangan bagi bank sentral Jepang untuk menaikkan suku bunga.

"Bank of Japan tidak akan bergerak tahun ini. Mungkin akan menunggu untuk melihat hasil shunto di tahun depan, "kata Yoshimasa Maruyama, kepala ekonom SMBC Nikko Securities.

Meskipun banyak perusahaan Jepang duduk di atas tumpukan uang tunai dari pendapatan yang sehat, mereka berhati-hati dalam menaikkan gaji pokok karena mereka melakukan biaya personil tetap yang lebih tinggi. Sebaliknya, mereka lebih memilih untuk memberikan bonus satu kali dan bentuk apresiasi lainnya.

Media setempat melaporkan Toyota Motor Corp sedang mempertimbangkan kenaikan gaji bulanan lebih dari ¥1.300 yen ($12,18) untuk awal tahun fiskal yang dimulai pada bulan April, menjadi tahun kelima berturut-turut produsen mobil tersebut menaikkan gaji pekerjanya, namun kenaikannya kurang dari 3.000 yen seperti yang diminta oleh serikat pekerja.

Seorang juru bicara Toyota mengatakan sedang mempertimbangkan untuk menaikkan gaji dan tunjangan lainnya, seperti tunjangan keluarga, sehingga semua pekerja serikat pekerja rata-rata mendapat kenaikan 3,3 persen  atau ¥11.700 dalam pembayaran bulanan. 

Sumber berita: ForexSignal88,CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters 

Sumber gambar: Talent HR Solutions 

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…