ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Beberapa pembuat kebijakan Bank of Japan (BoJ) menyerukan pengawasan yang lebih besar mengenai potensi biaya dari stimulus moneter yang besar dan memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga di masa depan, demikian menurut risalah pertemuan BoJ di bulan Januari yang dirilis pada hari Rabu pagi seperti dilansir oleh Reuters.

Risalah itu menunjukkan bahwa BoJ tidak mengubah kebijakan moneternya pada pertemuan tersebut dan sebagian besar anggota dewan berbagi pandangan bahwa bank tersebut harus "terus-menerus" mengejar pelonggaran yang kuat.

Tetapi beberapa anggota mengatakan bank sentral Jepang harus memperhatikan pula potensi efek samping dari kebijakannya, seperti tahun-tahun yang diwarnai kerusakan karena suku bunga mendekati nol memukul keuntungan lembaga keuangan/perbankan, demikian menurut risalah tersebut.

"Beberapa anggota mengatakan bahwa penting untuk terus memantau dan menilai dampak positif dan efek samping dari kebijakan pelonggaran moneter saat ini, termasuk pengaruhnya terhadap sistem perbankan Jepang," sebut risalah tersebut.

Seorang anggota mengatakan BoJ perlu mempertimbangkan untuk menaikkan target imbal hasil jika kondisi ekonomi dan harga terus membaik, menurut risalah tersebut, menambahkan bahwa langkah tersebut akan membuat kerangka kebijakan bank sentral lebih berkelanjutan.

Namun seorang anggota lain meminta penambahan stimulus karena inflasi tetap rendah, menyoroti keretakan di dalam dewan BoJ beranggotakan sembilan orang tersebut mengenai arah kebijakan masa depan.

Setelah bertahun-tahun program pembelian aset yang masif gagal menaikkan inflasi menjadi target 2 persen, BoJ mengubah kerangka kebijakannya pada tahun 2016 menjadi satu tingkat suku bunga dari laju pencetakan uang.

Dengan inflasi hampir di atas 1 persen, Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda telah berulang kali mengatakan bahwa bank tersebut tidak terburu-buru untuk mengalihkan stimulus meski jika mengulur-ulur waktu maka biaya atau dampaknya bakal meningkat.

Beberapa anggota dewan BoJ lebih khawatir dengan biaya pelonggaran daripada yang lain. Hitoshi Suzuki, mantan bankir komersial, mengatakan pada bulan Februari bahwa BoJ dapat menaikkan suku bunga atau memperlambat pembelian aset berisiko jika biaya pelonggaran jangka panjang mulai lebih besar daripada manfaatnya.

Namun anggota dewan lainnya yaitu Goushi Kataoka telah meminta perluasan stimulus moneter, dengan mengatakan bahwa hal itu diperlukan untuk memastikan inflasi segera mencapai target 2 persen BoJ.

Pada pertemuan kebijakan terakhirnya pada hari Jumat, BoJ tidak mengubah kebijakannya tapi Kuroda memberi tanda kesiapannya untuk meningkatkan stimulus jika pemulihan ekonomi mulai kehilangan tenaga, sebuah dorongan tegas terhadap spekulasi yang berkembang bahwa BoJ bisa segera mengencangkan keran uangnya.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Globe and Mail

Share This

Berita Forex Lainnya

December 19, 2018

Pasar Antisipasi Fed Meeting, Dolar AS Terpelanting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena para investor terus mengurangi pertaruhan posisi beli pada mata uang tersebut. Greenback melemah untuk sesi kedua berturut-turut. Para…
December 19, 2018

AS : Cuit Trump Kembali Menyindir FED Menjelang FOMC Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat pada Selasa (18/12/2018) sore waktu setempat. Banyak pihak, termasuk Presiden AS Donald Trump, menunggu langkah…
December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…