ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Yen Jepang, seperti banyak mata uang utama lainnya di tahun ini, telah menguat terhadap dolar AS. Saat ini mata uang tersebut naik sekitar 5,8% (year-to-date), sehingga USD/JPY bertengger di ¥106,55.

Deutsche Bank memperkirakan yen akan menguat kembali bahkan jauh lebih kuat, seperti yang disampaikan oleh Mallika Sachdeva, pakar strategi FX di bank tersebut.

"Kami yakin pergerakan awal tahun ini merupakan awal dari pembalikan tren yang lebih rendah di USD/JPY," kata Sachdeva.

"Sangat menggoda untuk merasionalisasi kekuatan JPY dengan merujuk pada volatilitas pasar dan risiko perang dagang. Semua itu memang katalis penting. Tapi tren struktural di FX biasanya memiliki alur cerita di belakangnya, yang dikombinasikan dengan valuasi dan kebijakan penetapan harga ulang bisa sangat kuat," jelasnya.

Sachdeva mengatakan ada tiga tren struktural yang berbeda, yang menurutnya akan berperan untuk memperkuat yen terhadap dolar AS: perubahan arus dana baru-baru ini, pergeseran halus pada kebijakan moneter dari Bank of Japan (BoJ) dan pandangan bahwa yen masih sangat murah berdasarkan model valuasi Deutsche.

"Keseimbangan dasar di Jepang telah mengalami peningkatan yang cepat, dimana JPY telah tertinggal," katanya.

"Transaksi berjalan yang tangguh telah membantu, tapi perputaran sebenarnya telah masuk dalam arus portofolio baru-baru ini. Arus keluar USD dari para investor Jepang telah melambat tajam dan arus masuk ekuitas FX-unhedged ke Jepang sedang dimulai, sejajar dengan tren di Eropa," Sachdeva menjabarkan.

Sachdeva juga mengatakan bahwa pengurangan pembelian obligasi pemerintah Jepang (JGB) dari BoJ sebagai bagian dari pelonggaran kuantitatif dan kualitatif (QQE) dengan program kurva imbal hasil (YCC) menghadirkan potensi lain untuk penguatan yen.

"BoJ telah secara diam-diam mengurangi pembelian QE dan kami memperkirakan perlambatan lebih lanjut dalam tingkat pembelian hingga ¥40 triliun untuk membantu kenaikan JPY di tahun ini," katanya.

"Kami belum melihat adanya perubahan material dalam penetapan harga front-end BoJ, yang oleh karenanya tetap menjadi pendorong laten kekuatan di masa depan," imbuhnya.

Akhirnya, Sachdeva mengatakan bahwa yen, bahkan dengan kekuatannya yang terlihat baru-baru ini, tetap terlalu undervalued berdasarkan pemodelan Deutsche.

"JPY masih sangat murah," tegasnya.

"Pada model kami, JPY sebenarnya adalah mata uang termurah di dunia, dan masih lebih dari 10% murah untuk nilai wajar. Tingkat keuntungan JPY kemungkinan akan tergantung pada persepsi manajer aset lokal ketika aset USD bertahan lagi," jelas pakar strategi FX tersebut.

Dengan pandangan tersebut, Sachdeva mengatakan kemungkinan yen akan kembali kuat dan ia memprediksi penurunan USD/JPY ke ¥100,00 sebelum pasangan tersebut menemukan support.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: Barron’s

Share This

Berita Forex Lainnya

December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…