ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Bank of England (BoE) bisa menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan para investor, kepala ekonominya mengatakan kepada para anggota parlemen Inggris pada hari Rabu (21/2), dengan nada sedikit lebih hawkish daripada para koleganya di bank sentral tersebut.

Namun Gubernur BoE Mark Carney, yang hadir bersama Haldane, mengatakan bahwa tidak perlu memberikan komitmen langsung mengenai tingkat suku bunga karena pasar memahami secara luas pesan BoE, tidak seperti pada bulan-bulan sebelum kenaikan suku bunga di November, yang pertama dalam lebih dari satu dekade.

Ekonomi Inggris tumbuh lebih lambat daripada ekonomi kaya lainnya namun mendapat keuntungan dari kemajuan global. Tingkat pengangguran mendekati level terendah 40 tahun, membawa tingkat suku bunga yang lebih tinggi kembali dalam agenda meskipun dunia bisnis Inggris khawatir dengan ketidakpastian tentang bentuk hubungan perdagangan masa depan dengan Uni Eropa setelah Brexit tahun depan.

BoE mengatakan pada awal bulan ini bahwa pihaknya memperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih cepat dan lebih dari yang diperkirakan belum lama ini.

Sebagian besar ekonom memperkirakan BoE akan menaikkan suku bunga menjadi 0,75 persen di bulan Mei, dan pasar keuangan melihat sekitar 70 persen peluang kenaikan lebih lanjut di tahun ini sehingga suku bunga menjadi 1 persen.

Haldane, yang mengirim sinyal pada awal tahun lalu bahwa BoE sedang menuju kenaikan suku bunga pertama dalam lebih dari satu dekade, mengatakan bahwa pertumbuhan lebih cenderung overshoot daripada undershoot dari perkiraan yang dibuat oleh Komite Kebijakan Moneter (MPC) BoE awal bulan ini, sehingga bisa memerlukan pengetatan lebih dari tiga kenaikan suku bunga selama tiga tahun yang diperkirakan pasar saat itu.

"Saya akan menilai risiko terhadap proyeksi MPC terbaru, untuk permintaan dan inflasi Inggris, sebagai risiko ke atas (upside risk)," Haldane menulis dalam sebuah laporan tahunan ke parlemen, seraya menjelaskan bahwa baik ekonomi dunia dan Inggris bisa lebih baik lagi.

"Menurut saya, ini akan menempatkan keseimbangan risiko ke jalur suku bunga yang diperlukan untuk mengembalikan inflasi secara berkelanjutan untuk menargetkan ke atas," kata Haldane.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Daily Express

Share This

Berita Forex Lainnya

December 18, 2018

Dolar AS Alami Tekanan Menjelang Dimulainya Rapat FOMC

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Dolar AS mengalami tekanan yang cukup kuat dari rivalnya pada hari Senin, turun dari level tertinggi 18-bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Para pedagang mulai melepas dolar AS dan bersiap diri menjelang…
December 18, 2018

AS Kenakan Sanksi Bagi Mantan Pemimpin Korea Utara, Denuklirisasi TERANCAM BATAL

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Korea Utara telah memperingatkan bahwa sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap tokoh-tokoh senior dalam rezim Korea Utara merupakan provokasi yang disengaja. Juga dapat menggagalkan upaya untuk denuklirisasi,…
December 17, 2018

Indikasi AS Resesi Mulai Nampak !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Risiko resesi Amerika Serikat (AS) dalam 2 tahun ke depan telah meningkat menjadi 40%, menurut survei ekonom Reuters. Survei ini juga menyampaikan perubahan signifikan dalam ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank…
December 17, 2018

Situasi Politik dan Ekonomi di Luar AS Bantu Greenback Menghijau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi…
December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…