ForexSignal88.com l Jakarta, 31/01/2020 – Dolar Amerika Serikat (AS) berjuang keras untuk meraih pijakan pada hari Kamis, di tengah data ekonomi AS yang beragam dan pelemahan tajamnya terhadap pound sterling setelah Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga acuannya menyusul data ekonomi Inggris yang menguat.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap perdagangan-tertimbang (weighted-trade) dari enam mata uang utama, berakhir turun 0,15% menjadi 97,85.

Produk domestik bruto meningkat pada kecepatan 2,1% pada kuartal keempat tahun lalu, Departemen Perdagangan AS mengatakan dalam perkiraan sebelumnya pada hari Kamis, sesuai dengan perkiraan para ekonom.

Tetapi pertumbuhan itu didukung oleh jatuhnya impor dan final private domestic sales (penjualan akhir sektor swasta domestik) yang naik pada tingkat tahunan hanya 1,4% pada kuartal tersebut, tingkat paling lambat dalam empat tahun.

Ekonomi AS pun telah didukung oleh belanja konsumen yang kuat sehingga mengimbangi kelemahan di bidang lain seperti investasi bisnis dan manufaktur.

Di sektor ketenagakerjaan, initial jobless claims (klaim pengangguran awal) turun 7.000 ke 216.000 yang disesuaikan secara musiman, meleset sedikit dari perkiraan para ekonom untuk penurunan menjadi 215.000.