ForexSignal88.com l Jakarta, 28 /02/2020 – Dolar AS terjungkal pada hari Kamis karena yield Treasury terus bergerak ke posisi terendah baru dan para investor bertaruh Federal Reserve akan memangkas suku bunga acuannya untuk mengimbangi dampak penyebaran virus corona, mengangkat euro ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu.

Pasar uang sekarang sepenuhnya melihat potensi satu pemotongan suku bunga AS sebesar 25 basis poin pada bulan April. Ekspektasi untuk penurunan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) juga telah meningkat, pasar uang sekarang melihat peluang lebih dari 80% dari penurunan suku bunga 10 basis poin pada bulan Juli.

Ekspektasi penurunan suku bunga telah mendapatkan momentum dan pasar memperkirakan suku bunga AS bakal turun jauh lebih banyak daripada di zona euro.

Apakah dolar AS kelak mundur lebih lanjut tergantung pada data ekonomi yang menunjukkan dampak virus corona pada kepercayaan/keyakinan dan perdagangan di luar Cina.

Terhadap euro, dolar AS jatuh ke level terendah tiga minggu, berakhir turun 1,08% menjadi $1,100. Indeks dolar AS turun 0,76% menjadi 98,358, terlemah sejak 6 Februari.