ForexSignal88.com l Jakarta, 26/12/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap euro dalam perdagangan yang menipis pada hari Selasa, menjelang liburan Natal, sementara pound Inggris menghentikan penurunan beruntun lima hari terhadap mata uang AS.

Liburan Nataru telah menutup sebagian besar pasar keuangan. Sementara ini dolar AS menunjukkan profil menguat terhadap sebagian besar mata uang utama.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,02% pada 97,674.

Dolar AS, naik sekitar 1,6% untuk tahun ini yang diukur dengan indeks dolar AS, telah secara luas diuntungkan selama terjadinya gelombang risk aversion (penghindaran risiko) dan ketika pasar saham melakukan rally karena ekonomi AS mengungguli ekonomi belahan dunia lainnya.

Namun, pendinginan baru-baru ini terkait ketegangan perdagangan antara AS dan Cina, menyusul perjanjian perdagangan sementara di awal bulan ini, telah mendorong para investor untuk memilih mata uang yang peka terhadap perdagangan daripada greenback.

Dolar Australia, tidak berubah banyak pada hari terhadap dolar AS, tetap mendekati level tertinggi lima bulan terhadap greenback. Aussie cenderung berkinerja baik ketika optimisme tumbuh atas perdagangan global dan ekonomi Cina.