ForexSignal88.com l Jakarta, 25/10/2019 – Euro tergelincir terhadap dolar Merika Serikat (AS) pada hari Kamis, karena konferensi pers terakhir Mario Draghi sebagai presiden Bank Sentral Eropa (ECB) gagal untuk meningkatkan euro.

Pada pertemuan pembuatan kebijakan hari Kamis, ECB mempertahankan suku bunga ditahan dan membiarkan kebijakan moneter ultra-mudah tidak berubah.

Meskipun pertumbuhan lemah di zona euro, Draghi mengatakan manfaat kebijakan longgar jauh melebihi risiko dan menolak saran bahwa perpecahan publik dengan elang kebijakan di bank telah menodai warisannya.

Sedangkan pound sterling tersandung di bawah $1.2900 terhadap dolar AS pada hari Kamis setelah Perdana Menteri Boris Johnson menyerukan pemilihan nasional. Seruan Perdana Menteri Boris Johnson untuk pemilihan nasional.

Johnson mengatakan pada hari Kamis bahwa ia meminta parlemen untuk menyetujui pemilihan nasional pada 12 Desember dalam upaya untuk memecahkan kebuntuan politik atas Brexit dan memastikan Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Dalam sepucuk surat kepada pemimpin oposisi Partai Buruh Jeremy Corbyn, perdana menteri mengatakan dia akan memberi parlemen lebih banyak waktu untuk menyetujui perjanjian Brexit-nya tetapi anggota parlemen harus mendukung pemilihan di bulan Desember.