ForexSignal88.com l Jakarta, 23/12/2019 – Euro turun terhadap dolar AS pada hari Jumat, setelah serangkaian rilis data ekonomi AS yang kuat mendorong greenback.

Pertumbuhan AS bertambah di kuartal ketiga, demikian konfirmasi dari salah satu lembaga pemerintah AS pada hari Jumat, dan ada tanda-tanda ekonomi AS mempertahankan laju ekspansi moderat tahun berakhir, didukung oleh pasar tenaga kerja yang kuat.

Produk domestik bruto (PDB) meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,1%, Departemen Perdagangan mengatakan pada hari Jumat dalam estimasi ketiga dari PDB kuartal ketiga. Angka itu tidak direvisi dari estimasi November sejalan dengan ekspektasi ekonom.

Pengeluaran konsumen lebih kuat dari yang dilaporkan sebelumnya, dan ada peningkatan untuk belanja bisnis.

Pound sterling Inggris juga turun terhadap dolar AS pada hari Jumat, karena kekhawatiran tentang bagaimana Inggris akan meninggalkan Uni Eropa membebani mata uang tersebut.

Pound tergelincir dan sempat jatuh ke bawah $1,30, penurunan dramatis dari puncak 19 bulan di $1,3514 setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menggunakan kemenangan pemilihan umum pekan lalu untuk menghidupkan kembali risiko Brexit yang keras.