ForexSignal88.com l Jakarta, 22/10/2019 – Dolar Amerika Serikat (AS) pulih sebagian dari kerugian sebelumnya pada Senin sore karena negosiasi Brexit sekali lagi terlempar ke dalam kekacauan.

Sebelumnya pada hari Senin, dolar AS merangkak menuju sesi bulanan terburuk sejak Januari 2018 karena pound sterling dan euro terdorong lebih tinggi oleh gelombang optimisme Brexit meski tidak konsisten karena silih bergantinya perkembangan politik Inggris antara positif dan negatif.

Tetapi dolar AS berbalik menguat di sesi perdagangan Amerika Utara setelah pembicara House of Commons Inggris, John Bercow, menolak untuk memberikan suara pada kesepakatan Brexit Perdana Menteri Boris Johnson, menambah hambatan untuk ratifikasi pada waktunya pada batas waktu 31 Oktober.

Para negosiator terus bergulat selama 11 jam, meningkatkan kemungkinan bahwa Johnson harus memilih perpanjangan dari batas waktu 31 Oktober untuk keluarnya Inggris dari blok ekonomi dan politik Uni Eropa.