ForexSignal88.com l Jakarta, 22/07/2019 – Greenback berhasil melawan tekanan pada sesi perdagangan Jumat karena kekhawatiran para pelaku pasar terhadap potensi pemotongan suku bunga sebanyak 50 basis poin (bps) pada bulan Juli mereda setelah Federal Reserve New York membendung komentar dovish dari presidennya sendiri hari sebelumnya.

Pada sebuah konferensi pada hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams berpendapat untuk langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kondisi memaksa saat berhadapan dengan inflasi yang terlalu rendah dan suku bunga.

Greenback, selama dua sesi sebelumnya, tertekan oleh semua rivalnya. Namun mata uang ini dapat bangkit didorong oleh pernyataan perwakilan Fed New York yang menyebut komentar Williams tersebut bukan tentang arah kebijakan langsung.

Williams sendiri kemudian meyakinkan pasar bahwa komentarnya adalah observasi akademis, bukan tentang perubahan kebijakan langsung.

Para pelaku pasar kini menilai ada peluang sebesar 24,5% untuk penurunan 50 bps suku bunga AS pada akhir bulan ini, menurut FedWatch Tool dari CME Group, mengurangi peluang sebesar 60,2% pada hari Kamis.

Greenback bertahan cukup baik karena kalangan investor meyakini bank sentral lain pun akan melonggarkan kebijakan mereka.

Namun mata uang AS tetap sensitif terhadap berita The Fed karena para pelaku pasar bersiap untuk setidaknya tiga penurunan suku bunga pada akhir tahun, termasuk pemotongan 25 basis poin yang diyakini sepenuhnya oleh pasar tejadi di bulan ini.