ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2019 – Dolar AS menjadi bulan-bulanan para rivalnya pada perdagangan sesi Kamis, membukukan penurunan dua hari terbesar dalam setahun, sehari setelah Federal Reserve mengisyaratkan siap untuk memotong suku bunga acuan pada awal bulan depan.

Pasar memandang isyarat bank sentral AS ini sebagai sikap dovish dan sebagai alasan untuk terus menjual dolar AS sehingga hari ini pun nuansa jual dolar AS masih potensial untuk bertahan.

Namun pasar juga akan memantau sejumlah data penting dari Eropa, Inggris, dan AS juga dapat mengaitkannya dengan prospek pertumbuhan dan kesehatan ekonomi global.

Penurunan tajam greenback selama dua hari terakhir memang mengejutkan pasar mata uang, memaksa beberapa hedge funds yang telah menumpuk posisi beli dolar AS dalam jumlah besar sebelum pernyataan kebijakan The Fed itu untuk membuang greenback.

Tekanan tambahan bagi mata uang AS pun muncul setelah Treasury 10-tahun merosot ke level terendah dalam 2½ tahun.