ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2020 – Dolar Amerika Serikat (AS) melonjak pada hari Rabu, mencapai kurs tertinggi multi-tahun terhadap beberapa mata uang utama, karena perusahaan-perusahaan dan kalangan investor yang khawatir dengan wabah coronavirus COVID-19 bergegas ke mata uang AS, sebuah aset yang dirasa aman.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, berada sekitar 1,77% lebih tinggi pada 101,16, tertinggi sejak April 2017. Indeks ini membukukan lompatan satu hari terbesar sejak 24 Juni 2016.

Banyak mata uang mencapai posisi terendah multi-tahun terhadap dolar AS, termasuk pound Inggris, dolar Australia, dan dolar Selandia Baru.

Tanda-tanda stres ada di mana-mana ketika bank sentral global melanjutkan upaya mereka untuk menjaga pasar uang tetap berfungsi normal.

Ketakutan karena wabah COVID-19 membuat para konsumen mengosongkan rak-rak di toko-toko kelontong, para investor dan perusahaan pun memperlakukan greenback dengan cara yang sama, melahapnya dengan status mata uang ini yang diyakini sangat likuid.

Dolar AS melonjak dalam beberapa hari terakhir meskipun ada dua penurunan suku bunga darurat oleh Federal Reserve di bulan ini yang telah membawa suku bunga AS turun ke nol persen. Indeks dolar AS naik lebih dari 6% selama tujuh sesi perdagangan terakhir.