ForexSignal88.com l Jakarta, 19/06/2019 – Pada barisan mata uang utama, hanya euro yang melemah terhadap dolar AS di sesi perdagangan Selasa, karena Presiden AS Donald Trump terus memberikan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dengan cara mengkritik Bank Sentral Eropa (ECB).

Melalui akun Twitter-nya, Trump mengecam Presiden ECB Mario Draghi, yang pada hari sebelumnya mengisyaratkan lebih banyak dana stimulus dan penurunan suku bunga jika ekonomi zona euro tidak membaik.

"Mario Draghi baru saja mengumumkan lebih banyak stimulus yang bisa datang, yang segera menjatuhkan euro terhadap dolar, membuatnya lebih tidak adil bagi mereka untuk bersaing dengan AS. Mereka telah lolos dengan ini selama bertahun-tahun, bersama dengan China dan lainnya," cuit Trump, menyindir pelemahan euro yang diyakininya pula sebagai devaluasi yang disengaja demi memenangkan persaingan dagang.

Sejak tahun lalu, Presiden AS telah mendesak The Fed untuk memangkas suku bunga acuannya, yang telah meningkat dari 0% menjadi 2,5% dalam tiga tahun terakhir.

Bank sentral AS akan mengakhiri rapat kebijakan pada hari ini – salah satu target sorotan utama para pelaku pasar forex dan emas hari ini – dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah, tetapi diperkirakan pula bakal meletakkan fondasi untuk pemangkasan suku bunga di atau menjelang akhir tahun ini.