ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2019 – Mata uang AS anjlok pada sesi Kamis, melanjutkan nada bearish hari sebelumnya, karena para pejabat Federal Reserve yang berpengaruh memperkuat keyakinan pasar pada penurunan suku bunga pada akhir bulan ini karena inflasi tetap rendah bahkan ketika ekonomi AS telah berkembang.

Para pembuat kebijakan Fed tidak dapat mempertahankan sikap waspada mereka dan menunggu hingga masalah ekonomi potensial benar-benar terwujud, Presiden Federal Reserve New York John Williams mengatakan pada konferensi bank sentral.

Komentarnya menyentak bursa forex, di mana dolar AS sebelumnya stabil terhadap sebagian besar mata uang utama.

Presiden NY Fed terdengar sangat dovish sehingga greenback kemudian semakin terbebani dengan isyarat kuat dari pasar suku bunga. Perdagangan suku bunga futures menyiratkan para pedagang sepenuhnya memperkirakan bank sentral AS akan menurunkan suku bunganya pada akhir bulan ini.

Para pedagang futures sekarang melihat peluang sebesar 71% untuk penurunan suku bunga sebesar 50 bps, lebih dari dua kali lipat level yang disiratkan pada hari Rabu (FedWatch Tool CME Group).

Pandangan dovish penurunan suku bunga dari Williams itu digemakan oleh Wakil Ketua Fed Richard Clarida, yang mengatakan kepada Fox Business Network bahwa bank sentral AS mungkin harus bertindak lebih awal dan tidak menunggu "sampai keadaan menjadi sangat buruk"