ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2020 – Dolar Amerika Serikat (AS) naik pada hari Selasa ke level tertinggi dalam hampir tiga tahun terhadap euro. Mata uang tunggal zona euro tertekan oleh survei Jerman yang menunjukkan keyakinan para investor terus merosot di ekonomi terbesar Eropa itu.

Euro berakhir turun 0,42% terhadap dolar pada $1,0791, penurunan pertama di bawah level $1,0800 sejak April 2017.

Pada hari Selasa, lembaga penelitian ZEW Jerman mengatakan dalam survei bulanannya bahwa mood kalangan investor memburuk lebih dari yang diperkirakan pada Februari, di tengah kekhawatiran Covid-19 (coronavirus) akan mengurangi aktivitas dan volume perdagangan dunia.

Survei tersebut memperkuat ekspektasi bahwa ekonomi Jerman akan kehilangan lebih banyak momentum di babak pertama karena ekspor yang merosot membuat para produsen terperosok dalam resesi.

Skala erosi pada kepercayaan diri para investor ini berpotensi menghasilkan data yang sama buruk ketika Jerman dan zona euro merilis survei PMI awal pada hari Jumat.

Beberapa ekonom khawatir virus corona, yang merebak mulai dari Cina dan berdampak pada rantai pasokan global dan permintaan Cina, dapat mengakibatkan pertumbuhan Jerman yang lebih lemah pada kuartal pertama.