ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2019 – Dolar Selandia Baru memantul dari level terendah satu minggu pada hari Kamis setelah pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga negara itu lebih kuat dari yang diharapkan sementara pedagang greenback menunggu pemungutan suara untuk memakzulkan (impeachment) Presiden AS Donald Trump.

Di Inggris, pound sterling masih di bawah tekanan pada kekhawatiran atas Brexit yang kacau. Mata uang UK ini terakhir di $1,3079 setelah meluncur hampir 2% dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu Kiwi alias dolar Selandia Baru naik ke $0,6589 dari level terendah Rabu di $0,6555 setelah produk domestik bruto tahunan Selandia Baru meningkat 2,7% pada kuartal ketiga terhadap ekspektasi untuk kenaikan 2,4%.

Mata uang sensitif risiko seperti kiwi dan mitranya dari Australia memulai perdagangan sesi Desember pada pijakan yang kuat, terbantu oleh penghapusan dua risiko utama yang mendominasi pasar global: kesepakatan perdagangan AS-Cina fase pertama dan kemenangan pemilihan Perdana Menteri UK.

Namun, kekhawatiran pasar muncul kembali minggu ini. Terlepas dari perjanjian perdagangan Sino-AS, momok perang tarif impor yang dipimpin AS tidak dapat segera hilang karena para pedagang menunggu kejelasan tentang kesepakatan itu selanjutnya.