ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2019 – Dolar AS naik moderat pada hari Selasa, terangkat oleh penurunan dramatis pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menghidupkan kembali wacana Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan alias no-deal Brexit.

Inggris pada hari Selasa menetapkan tenggat waktu pada Desember 2020 untuk mencapai kesepakatan perdagangan baru dengan UE, berusaha menekan Brussels untuk bergerak lebih cepat untuk menandatangani kesepakatan.

Johnson akan menggunakan kekuasaannya atas parlemen untuk melarang perpanjangan masa transisi Brexit setelah tahun 2020. Itu adalah langkahnya yang paling berani sejak memenangkan mayoritas besar dalam pemilihan Kamis lalu, dan itu menakutkan pasar keuangan.

Pound berakhir turun terhadap dolar AS dan euro di akhir sesi perdagangan Amerika Utara. Pada hari Jumat mata uang ini sempat mencapai harga tertinggi sejak Mei 2018 setelah kemenangan pemilihan umum yang diraih Johnson.