ForexSignal88.com l Jakarta, 15/07/2019 – Dolar Amerika Serikat melemah untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Jumat, masih tertekan oleh ekspektasi Federal Reserve akan mulai memotong suku bunga pada pertemuan kebijakan moneter akhir bulan ini.

Pada catatan mingguan, data MetaTrader menunjukkan indeks dolar AS, pengukur kinerja mata uang AS terhadap enam mata uang utama, berakhir negatif 0,45% di 96,42.

Dolar AS sempat memangkas kerugiannya pada hari Jumat setelah data AS menunjukkan indeks harga produsen (PPI) naik sedikit di bulan Juni, naik 0,1% menyusul kenaikan serupa di bulan Mei. Dalam 12 bulan hingga Juni, PPI naik 1,7%, kenaikan terkecil sejak Januari 2017.

Kenaikan PPI tersebut seharusnya tidak menggoyahkan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga AS.

Sampai terlihat pengukuran inflasi yang disukai The Fed, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti (PCE), menunjukkan tanda-tanda meyakinkan memanas dari titik rendah 1,6%, The Fed tidak mungkin mengubah sikapnya pada pemotongan suku bunga bulan ini.

Data harga produsen mengikuti laporan pada hari Kamis yang menunjukkan indeks harga konsumen inti AS (CPI), tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,3% pada bulan Juni, kenaikan terbesar sejak Januari 2018.