ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2019 – Euro menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB) meluncurkan stimulus baru tetapi gagal untuk memenuhi beberapa harapan pasar yang dovish.

ECB memangkas suku bunga deposito ke rekor terendah -0,5% dari -0,4% dan akan memulai kembali pembelian obligasi sebesar 20 miliar euro per bulan dari November.

Ia juga mengatakan pihaknya memperkirakan pembelian obligasi akan berjalan selama diperlukan dan berakhir sesaat sebelum mulai menaikkan suku bunga utama ECB.

Euro juga terdorong setelah ECB mengatakan bahwa bank-bank zona euro akan dibebaskan dari pembayaran denda atas dana tunai menganggur senilai enam kali cadangan wajib mereka.

Fluktuasi euro juga terefleksi pada harga emas yang sempat bergerak liar mengikuti ritme euro. Harga emas pun membukukan kenaikan kedua berturut-turut pada hari Kamis setelah ECB memangkas suku bunga zona euro dan memberikan serangkaian langkah-langkah yang dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi yang lamban di kawasan tersebut - langkah bullish untuk emas.

ECB memangkas suku bunga simpanan lebih lanjut ke wilayah negatif, menurunkannya 10 basis poin menjadi 0,5% negatif, sementara juga mengumumkan akan memulai kembali program pembelian obligasi bulanan karena upaya untuk meningkatkan inflasi dan ekspansi Eropa.

Emas juga menyambut positif stimulus ECB. Pada akhirnya, pelonggaran global seperti yang terlihat sekarang, menjadi lingkungan bullish untuk emas.