ForexSignal88.com l Jakarta, 13/03/2020 – Euro melemah pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan bakal menggelontorkan lebih banyak stimulus untuk melawan dampak ekonomi dari wabah COVID-19 tetapi tidak menurunkan suku bunganya.

Mata uang tunggal zona euro sempat menukik tajam ke $1,1055 - level terendah kemarin - karena para investor terus memburu dolar AS. Euro kemudian sedikit pulih hingga berakhir negatif 0,75% di $1,1185.

Pengamat pasar mengharapkan pemangkasan ECB main deposit rate sebesar 10 bps.

Dolar AS sebelumnya tertekan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melarang perjalanan dari Eropa untuk membendung penyebaran virus corona.

Trump pada hari Rabu mengumumkan larangan bagi pelancong dari 26 negara Eropa yang memasuki AS selama sebulan.

Dia mengungkap langkah-langkah ekonomi untuk melawan virus tersebut, tetapi pidatonya dari Oval Office tersebut tidak menjelaskan tentang tindakan atau langkah medis yang tegas saat mengatakan, "Virus ini tidak memiliki peluang melawan kita."