ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2019 – Bursa forex terguncang di awal sesi terakhir pekan ini, dipicu oleh lonjakan tajam mata uang Inggris. Pound sterling naik ke level tertinggi tiga setengah tahun terhadap euro dan tertinggi dalam lebih dari satu tahun terhadap dolar AS setelah exit poll menunjukkan kemenangan bagi Konservatif, yang akan membantu memastikan jalan keluar Inggris yang mulus dari Uni Eropa.

Walhasil yen Jepang, aset safe-haven, seketika tersungkur, melanjutkan pelemahan di sesi Kamis. Penurunan tensi perdagangan Washington versus Beijing dapat mengendurkan salah satu hambatan utama bagi pertumbuhan ekonomi global, sehingga permintaan untuk safe-haven yen semakin berkurang.

Safe-haven lain seperti emas dan franc Swiss juga terbebani oleh kabar positif di seputar perdagangan global dan Brexit tersebut. Harga emas yang kemarin terjungkal dari $1486,50, pada Jumat pagi mendapat tekanan bearish lagi hingga merosot ke $1461,80 saat berita ini dihimpun.

Sementara yuan Cina melonjak pada perdagangannya di luar negeri (offshore) setelah Bloomberg News melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan dengan Cina yang akan menunda putaran tarif impor (bea masuk) baru yang sebelumnya dijadwalkan diterapkan pada 15 Desember.