ForexSignal88.com l Jakarta, 11/10/2019 – Dolar AS mengalami salah satu kemunduran terbesar dalam sekitar lima minggu pada hari Kamis karena para trader bergegas menuju mata uang berisiko di tengah optimisme negosiasi tingkat tinggi antara AS dan Cina akan menghasilkan kesepakatan perdagangan parsial antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Selain itu, dengan risalah Federal Reserve yang mengisyaratkan pelonggaran moneter lebih lanjut di masa mendatang, dolar AS menemukan jalan yang cukup sulit terhadap sebagian besar mata uang utama.

Indeks dolar, yang turun menjadi 98,62, terakhir terlihat bergerak di sekitar 98,70, turun 0,44% dari penutupan sebelumnya.

Sebelumnya, risalah dari pertemuan kebijakan September Bank Sentral Eropa (ECB) menunjukkan sikap oposisi dari beberapa pembuat kebijakan tentang dimulainya kembali program pelonggaran kuantitatif.

Ada ketidaksepakatan tentang ukuran dan instrumen yang termasuk dalam paket stimulus. Tetapi semua anggota sepakat tentang perlunya bertindak sebagai tanggapan terhadap berlanjutnya penurunan inflasi dan bahwa mayoritas anggota yang jelas mendukung langkah-langkah yang diusulkan.

Sementara beberapa anggota dewan ECB menyatakan kesiapan untuk menurunkan tingkat fasilitas deposit sebesar 20 basis poin, anggota lain menentang pengurangan 10 basis poin karena kekhawatiran tentang kemungkinan efek samping yang merugikan.