ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2019 – Euro melemah lagi terhadap dolar Amerikat Serikat (AS). Pada sesi terakhir pekan lalu, greenback mendapat dorongan dari berita bahwa Cina dan AS telah sepakat untuk menurunkan tarif impor masing-masing untuk mengakhiri perang perdagangan mereka.

Sentimen untuk dolar AS sepertinya tetap menguntungkan, karena de-eskalasi dalam perang perdagangan AS-Tiongkok menghilangkan risiko besar terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Sementara itu pound Inggris turun terhadap dolar AS karena tren bullish mata uang AS kehati-hatian pasar menjelang pemilihan umum 12 Desember di Inggris membebani mata uang Inggris.

Pound tidak terpengaruh oleh berita bahwa Menteri Utama Skotlandia Nicola Sturgeon akan meminta persetujuan untuk membentuk "aliansi progresif" untuk mencegah kaum Konservatif keluar jika ada parlemen yang menggantung (hung-parliament).