ForexSignal88.com l Jakarta, 10/02/2020 – Dolar Amerika Serikat (AS) melesat ke puncak empat bulan terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Jumat, didorong oleh laporan gaji sektor non-pertanian AS (Nonfarm Payrolls/NFP) yang kuat.

NFP optimistis itu muncul pasca serentetan data ekonomi AS yang kuat sepanjang minggu lalu, sebuah skenario yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan Federal Reserve tetap stabil.

Indeks dolar AS mencatatkan kenaikan persentase mingguan terbesar dalam lebih dari dua tahun. Mata uang AS juga mencapai kurs tertinggi dua bulan terhadap pound sterling dan dolar Kanada, meraih puncak enam minggu terhadap franc Swiss, dan titik tertinggi empat bulan terhadap euro.

Namun, greenback jatuh terhadap safe-haven yen di tengah kekhawatiran tentang wabah virus corona di Cina, meskipun para investor sedikit lebih fokus pada data payroll AS untuk sebagian besar sesi New York di hari Jumat.

Data NFP menunjukkan terjadi pertambahan sebesar 225.000 pekerjaan di bulan lalu, dengan pekerjaan di sektor konstruksi AS meningkat paling banyak dalam satu tahun mengingat suhu udara yang lebih bersahabat dari normalnya. Para ekonom memperkirakan data gaji ini akan memperlihatkan kenaikan sebesar 160.000 pekerjaan pada Januari.

The Fed, dalam laporan kebijakan moneter terbarunya kepada Kongres AS yang dirilis pada hari Jumat, mengutip dampak dari penyebaran virus sebagai salah satu risiko terhadap prospek ekonomi AS.

Laporan bank sentral AS itu menjadi petunjuk signifikan bahwa The Fed khawatir virus itu mungkin dapat menekuk pertumbuhan global.