ForexSignal88.com l Jakarta, 09/08/2019 – Dolar AS melemah partial pada sesi Kamis, tertekan oleh mata uang berimbal hasil lebih tinggi pada Kamis (8/8).

Dolar pun masih melemah terhadap mata uang haven meski ada data perdagangan China yang optimistis dan klaim pengangguran yang lebih baik dari perkiraan pergi berhasil memulihkan risk appetite (selera risiko) global.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, berakhir turun tipis 0,04% menjadi 97,57, setelah memanjat ke 97,74.

Unit-unit mata uang lain seperti Aussie dan mata uang yang muncul pasar berkembang, seperti real Brasil, masih mengungguli dolar AS. Dolar AS pun hanya berhasil mengurangi sedikit tekanan yen Jepang dan franc Swiss.

Di sisi lain, dolar AS menguat terhadap euro dan pound sterling karena angka klaim pengangguran mingguan AS turun, menunjukkan bahwa perlambatan ekonomi AS setidaknya belum berdampak pada beberapa bagian pasar tenaga kerja negara itu.

Klaim awal turun menjadi 209.000 untuk pekan yang berakhir 3 Agustus, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis.

Data untuk minggu sebelumnya direvisi dan menunjukkan 2.000 aplikasi klaim lebih banyak diterima daripada yang dilaporkan sebelumnya.