ForexSignal88.com l Jakarta, 06/01/2020 – Pasar keuangan kemungkinan akan bergejolak saat memulai pekan ini, setelah ketegangan geopolitik berkobar di Timur Tengah. Yen masih di alur penguatan karena kalangan investor lebih menyukai aset safe-haven di dalam situasi seperti ini.

Ketika para investor menilai dampak dari pembunuhan komandan elit militer Iran yang dilakukan dengan serangan drone AS, perdagangan berjangka di Jepang merosot setelah para pedagang kembali dari liburan panjang pekan lalu.

Kondisi serupa juga terlihat di pasar berjangka Sydney dan Hong Kong. Hingga awal Senin, yen bertahan di dekat level terkuat terhadap dolar AS dalam hampir tiga bulan di tengah meningginya permintaan untuk aset haven.

Semua alat pengukur utama ekuitas Timur Tengah jatuh pada hari Minggu. Indeks S&P 500 mencatat kerugian terbesar dalam sebulan di hari Jumat. Emas dan Treasury AS naik dipicu aksi flight to safety.

Sedangkan harga minyak melonjak cepat pada hari Jumat dengan harga Brent naik ke atas $68,60 per barel dan light sweet crude sempat berada di atas $64,00 per barel .