ForexSignal88.com l Jakarta, 06/02/2020 – Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap safe-haven yen dan franc Swiss pada hari Rabu, karena risk appetite bergelora seiring hadirnya laporan tentang peluang pengobatan untuk penyakit yang ditimbulkan oleh virus corona baru dari Cina yang telah mencekam dunia dan menyebabkan gangguan besar di kalangan bisnis global.

Mata uang AS juga mendapat dorongan dari laporan penggajian sektor swasta untuk Januari yang melampaui ekspektasi pasar, menunjukkan ekonomi terbesar di dunia itu berada di jalur pertumbuhan yang stabil dan wacana pemotongan suku bunga Federal Reserve semakin tidak diperhitungkan pasar.

Namun, fokus utama belum bergeser dari coronavirus, yang telah merenggut 490 nyawa, sebagian besar di dalam dan di sekitar kota Wuhan yang dikarantina, tempat virus baru tersebut muncul pada akhir tahun lalu. Ada dua kematian di luar Cina daratan: di Filipina dan Hong Kong, keduanya setelah melakukan kunjungan ke Wuhan.

Tetapi yen dan franc Swiss jatuh setelah media melaporkan sebuah universitas di Cina telah menemukan obat untuk mengobati mereka yang terjangkit virus corona, sementara para peneliti di Inggris telah membuat terobosan signifikan dalam menemukan vaksin terhadap virus tersebut.

Meski laporan dari Cina itu baru berumur satu hari dan laporan dari Inggris mengindikasikan uji coba penelitian vaksin masih dalam tahap awal, para traders menggunakan berita utama tersebut untuk memborong aset berisiko.