ForexSignal88.com l Jakarta, 04/10/2019 – Euro menguat terhadap dolar AS pada hari Kamis karena investor khawatir bahwa kontraksi di sektor manufaktur dan layanan AS mengisyaratkan perlambatan ekonomi terbesar di dunia.

Data pada hari Kamis menunjukkan bahwa indeks sektor jasa Institute for Supply Management turun menjadi 52,6 pada September dari 56,4 bulan sebelumnya. Indeks bulan lalu adalah yang terendah dalam tiga tahun di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang tarif.

Indeks ketenagakerjaan survei juga merosot ke 50,4 dari 53,1 pada bulan Agustus. Indeks ketenagakerjaan September adalah yang terlemah sejak Februari 2014.

Di hari yang sama pound Inggris naik terhadap dolar AS karena mata uang AS terus tertekan dan harapan atas kesepakatan Brexit ikut mengangkat nilai pound Inggris.

Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada akhir bulan ini, dan kedua belah pihak memposisikan diri untuk kesepakatan Brexit yang adil.