ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2019 – Euro mempertahankan kenaikannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat karena para investor menjual mata uang AS, memprediksi negara itu akan segera masuk ke dalam perlambatan ekonomi global.

Dolar AS dan yen Jepang, keduanya dipandang sebagai investasi safe haven, menguat setiap kali AS menemui jalan buntu dalam sengketa perdagangannya dengan Cina.

Tetapi dolar AS kehilangan status itu, setelah data ekonomi AS memburuk. Para investor tidak yakin kepada Federal Reserve yang masih optimistis terhadap prospek ekonomi karena risiko yang ditimbulkan oleh perang perdagangan, yang berkontribusi terhadap penurunan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

The Fed memangkas suku bunga minggu lalu untuk ketiga kalinya tahun ini, tetapi mengindikasikan pemotongan lebih lanjut tidak mungkin terjadi, mengutip kantong kekuatan di ekonomi AS.

Dolar AS sempat melemah terhadap yen namun akhirnya berhasil menguat. Pasangan USDJPY sempat jatuh ke titik terendah dalam tiga minggu terakhir, setelah Bloomberg melaporkan bahwa para pejabat Cina memiliki keraguan tentang mencapai solusi komprehensif untuk perang perdagangan AS-Sino.